Takut Data Terbongkar? Kadishub dan Sekretaris Dishub Dumai Tak Merespon Konfirmasi Media

Takut Data Terbongkar? Kadishub dan Sekretaris Dishub Dumai Tak Merespon Konfirmasi Media
Kantor Dishub Dumai

DUMAI – Sikap tertutup Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai kini menjadi sorotan tajam publik setelah dua pejabat penting di instansi tersebut terkesan bungkam saat dikonfirmasi terkait berbagai persoalan pengelolaan parkir dan retribusi daerah.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Said Effendi, dan Sekretaris Dishub, Alif Sujud, hingga kini tak kunjung memberikan jawaban atas pertanyaan yang dilayangkan media.

Padahal, sejumlah pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan penggunaan anggaran, pengelolaan retribusi parkir, hingga transparansi pendapatan daerah yang menjadi hak masyarakat untuk diketahui.

Sikap diam kedua pejabat itu justru memunculkan dugaan kuat bahwa ada sesuatu yang sengaja ditutupi dari publik.

“Kalau memang semuanya bersih, kenapa harus takut membuka data?” ujar seorang warga Dumai yang meminta namanya tidak ditulis.

Publik kini mulai mempertanyakan transparansi pengelolaan retribusi di tubuh Dishub Dumai, terlebih sektor parkir selama ini dikenal sebagai salah satu lahan basah yang rawan kebocoran pendapatan daerah.

Tak sedikit masyarakat menilai, bungkamnya pejabat Dishub semakin memperkuat kecurigaan adanya persoalan serius di internal instansi tersebut.

Beberapa poin yang kini menjadi perhatian publik di antaranya:

berapa sebenarnya target dan realisasi pendapatan parkir, siapa pihak pengelola di lapangan, bagaimana sistem pengawasan setoran, hingga dugaan potensi kebocoran PAD.

Ironisnya, ketika masyarakat menuntut keterbukaan, dua pejabat penting Dishub Dumai justru memilih diam tanpa memberikan klarifikasi sedikit pun.

Media ini sebelumnya telah berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Dishub Dumai Said Effendi maupun Sekretaris Dishub Alif Sujud.

Namun hingga berita ini diterbitkan, keduanya belum memberikan tanggapan ataupun jawaban resmi atas pertanyaan yang diajukan.

Sikap bungkam tersebut dinilai semakin memperburuk kepercayaan publik terhadap komitmen transparansi di lingkungan Pemerintah Kota Dumai.

Masyarakat pun kini menunggu keberanian Dishub Dumai untuk membuka data dan menjelaskan kepada publik terkait berbagai persoalan yang menjadi sorotan tersebut. (Rin) 

Berita Lainnya

Index