Malam Ini, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Capai 164,8 µg/m³

Malam Ini, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Capai 164,8 µg/m³

PEKANBARU - Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk pada Minggu (13/9/2026) malam. Konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Pekanbaru pada situs BMKG tercatat mencapai 164,8 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 21.00 WIB.

Angka tersebut menempatkan kualitas udara Pekanbaru dalam kategori Sangat Tidak Sehat. Sementara itu, berdasarkan pemantauan kualitas udara, indeks kualitas udara (AQI) Pekanbaru juga berada di angka 206 AQI US atau kategori sangat tidak sehat.

Untuk diketahui, nilai 206 AQI (US) masuk dalam kategori Sangat Tidak Sehat (Very Unhealthy) dengan indikator warna Ungu berdasarkan standar U.S. EPA (Environmental Protection Agency). Pada tingkat polusi ini, risiko gangguan kesehatan meningkat secara signifikan bagi semua orang, bukan hanya kelompok sensitif.

Sedangkan, untuk polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi 130,2 µg/m³. Kondisi tersebut berlangsung ketika titik panas masih terdeteksi di sejumlah wilayah Riau. Data BMKG Pekanbaru pada Minggu sore, pukul 16.00 WIB, tercatat terdapat 35 hotspot di Riau.

Hotspot tersebut tersebar di Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 15 titik, Kuantan Singingi empat titik, Siak empat titik, Bengkalis tiga titik, Pelalawan dua titik, Rokan Hilir dua titik, Indragiri Hilir dua titik, Kampar satu titik dan Rokan Hulu satu titik.

Secara keseluruhan, jumlah hotspot di wilayah Sumatera mencapai 1.022 titik. Sumatera Selatan menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 749 titik, disusul Lampung 75 titik dan Bangka Belitung 73 titik. Sementara itu, kondisi asap masih memengaruhi jarak pandang di sejumlah wilayah Riau.

"Jarak pandang di Pekanbaru tercatat 5 kilometer dengan kondisi asap. Kondisi serupa juga terpantau di Rengat dan Pelalawan dengan jarak pandang masing-masing 5 kilometer dan kondisi asap. Sedangkan jarak pandang di Tambang mencapai 10 kilometer," kata Prakirawan BMKG Pekanbaru, Putri S.

Dengan kondisi kualitas udara yang berada pada kategori sangat tidak sehat dan masih terdeteksinya asap di sejumlah wilayah, masyarakat diimbau memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. ***

Berita Lainnya

Index