Anggota Satgas Nyaris Diamuk Ratusan Penambang Timah

Anggota Satgas Nyaris Diamuk Ratusan Penambang Timah
Personel Satuan Tugas timah nyaris menjadi sasaran amuk massa ratusan penambang timah di kawasan Sarang Ikan Desa Lubuk, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, 6 Januari 2026. Dok. Tempo

MimbarRiau.com - PERSONEL Satuan Tugas (Satgas) Halilintar nyaris menjadi sasaran amuk massa ratusan penambang timah di kawasan Sarang Ikan Desa Lubuk, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Selasa Sore, 6 Januari 2026.

Informasi yang diterima Tempo, peristiwa tersebut bermula saat rombongan personel satgas tambang timah yang berjumlah sekitar 20 orang dengan menggunakan empat kendaraan roda empat mendatangi lokasi penambangan timah Sarang Ikan untuk melakukan penertiban.

Anggota satgas meminta para penambang menghentikan aktivitas ilegalnya dan membongkar seluruh peralatan tambang. Permintaan tersebut ditolak penambang. Personel satgas timah kemudian merusak peralatan tambang. Tindakan itu membuat penambang marah dan suasana pun memanas hingga berujung pengusiran terhadap personel satgas.

Kepala Desa Lubuk Besar Superi Jahuda saat dikonfirmasi Tempo membenarkan peristiwa tersebut. Namun dia tidak tahu banyak mengenai persoalan itu. "Kami datang bersama kapolsek usai diinfokan warga ada keributan di Sarang Ikan. Namun ketika kami datang, massa sudah membubarkan diri dan tidak ada lagi personel satgas di lokasi," ujar Superi.

Menurut keterangan warganya, kata Superi, para personel satgas timah datang untuk menertibkan tambang di Sarang Ikan. Tidak ada titik temu saat upaya komunikasi antara satgas dan penambang. Superi mengatakan,  penambang emosi setelah peralatan tambang mereka dirusak.

Ada 100 lebih orang penambang di situ. Tidak semuanya warga saya. Dari desa lain dan pendatang juga ada. Kami akhirnya mengimbau para penambang untuk tidak bertindak anarkistis dan sama-sama menjaga diri agar diperoleh solusi yang baik," ujar dia.

Kepala Kepolisian Sektor Lubuk Besar Inspektur Dua Dasa Agustian turut membenarkan peristiwa itu. Kapolsek mengatakan, kepolisian sudah turun ke lapangan. "Suasana sudah kondusif saat kita tiba. Kita datang ke lokasi langsung untuk mengecek setelah menerima laporan. Kita harap masyarakat tetap menjaga suasana kondusif di lapangan," ujar dia

Berita Lainnya

Index