Menteri Trenggono Sindir Purbaya soal Dana Pembangunan Kapal

Menteri Trenggono Sindir Purbaya soal Dana Pembangunan Kapal
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di Skadron 45 Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, 14 Januari 2026. Tempo/Dian Rahma

MimbarRiaum.com - MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyinggung nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam unggahan resmi Instagramnya. Ia menegaskan bahwa dana pembangunan kapal dalam negeri bersumber dari pinjaman luar negeri.

Di unggahan Instagramnya, Trenggono menyatakan dana tersebut berasal dari pemerintah Inggris. “Yth Menteri Keuangan, supaya anda paham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK,” tulis Trenggono yang dikutip Rabu, 11 Februari 2026.

Trenggono menyertakan tangkapan layar foto Purbaya. Beserta narasi tulisan komentar Purbaya soal anggaran kapal yang sudah cair, namun industri dalam negeri belum menerima pesanan. Trenggono juga menyindir Purbaya agar mengecek kembali ke bawahannya sumber pendanaan tersebut. “Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah anda, benar enggak itu uang kapal sudah dikucurkan?” ucap Trenggono.

Pernyataan Trenggono itu merespons komentar Purbaya pada agenda diskusi yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Jakarta Selasa, 10 Februari 2025.

Dalam diskusi dengan pengusaha itu, Purbaya menyoroti rendahnya penyerapan anggaran pemerintah untuk industri galangan kapal nasional, terutama pada program peremajaan kapal. Masih banyak kapal milik negara yang seharusnya dapat dipesan dari galangan domestik, namun justru tidak terserap.

Padahal, optimalisasi pesanan domestik sangat penting untuk mendongkrak daya saing global industri tersebut. “Ke depan, kalau masih mau industri kita maju, demand domestik harus diamankan. Presiden tadi bilang ada 2.491 kapal lebih dari 25 tahun umurnya. Itu kan pasti akan diganti,” ujar Purbaya seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan, Kamis, 11 Fabruari 2026. 

Purbaya menyebut anggaran untuk pengadaan kapal sebenarnya telah disiapkan, namun belum memberikan dampak nyata bagi industri dalam negeri. “Kita mau dorong pertumbuhan ekonomi. Uangnya itu saya anggarin kok. Saya perlu uang keluar cepat awal tahun supaya ekonomi tumbuh makin cepat,” ucapnya.

Pada 20 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto mengklaim telah mendapat dukungan Inggris untuk membangun 1.500 kapal ikan. Kapal-kapal tersebut akan digunakan untuk meningkatkan ekonomi maritim di tanah air. Prabowo menyampaikan informasi tersebut setelah bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, London pada Selasa, 20 Januari 2026 waktu setempat.

"Di bidang maritim, mereka (Inggris) akan dukung rencana kita untuk membangun 1.500 kapal ikan," kata Prabowo dalam siaran media sosial Sekretariat Presiden.

Hingga berita diturunkan, Kementerian Keuangan belum menanggapi pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono soal dana pembangunan kapal.

Berita Lainnya

Index