Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Tahanan Kasus 8.136 Ekstasi di Rohil Meninggal Dunia

Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Tahanan Kasus 8.136 Ekstasi di Rohil Meninggal Dunia

MIMBARRIAU.COM - Salah satu tahanan berinisial NA, yang sebelumnya diamankan dalam kasus peredaran narkotika jenis ekstasi sebanyak 8.136 butir di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), meninggal dunia di RSUD Pratomo Bagansiapiapi.

NA dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, 19 Agustus 2026, sekitar pukul 06.25 WIB. 

Sebelum meninggal dunia, NA diketahui telah dilarikan ke rumah sakit pada 17 Agustus 2026 untuk mendapatkan penanganan medis.

Kabar tersebut dibenarkan Humas Polres Rohil, Ipda Didi Sofyan. Menurutnya, berdasarkan keterangan dari pihak medis, NA meninggal dunia karena sakit.

"Informasi dari pihak medis, NA meninggal dunia karena sakit," ujar Ipda Didi Sofyan kepada MimbarRiau.

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai jenis penyakit yang diderita NA maupun kondisi medisnya selama menjalani perawatan di rumah sakit.

MimbarRiau juga masih menunggu informasi lengkap dari Humas Polres Rohil terkait kronologi NA dilarikan ke rumah sakit pada 17 Agustus hingga dinyatakan meninggal dunia pada 19 Agustus pagi.

Satu dari Enam Tersangka

NA merupakan salah satu dari enam orang yang sebelumnya ditangkap jajaran Satres Narkoba Polres Rohil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika dengan barang bukti mencapai 8.136 butir ekstasi.

Pengungkapan tersebut menjadi perhatian karena jumlah barang bukti yang diamankan tergolong besar.

Kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Dengan meninggalnya NA, publik tentunya menunggu penjelasan resmi terkait kondisi kesehatan yang bersangkutan sejak diamankan hingga menjalani perawatan di RSUD Pratomo.

Hingga berita ini ditayangkan, MimbarRiau masih berupaya mendapatkan informasi lebih lengkap dari Humas Polres Rohil, termasuk keterangan mengenai riwayat sakit NA, waktu mulai mendapatkan perawatan, serta hasil pemeriksaan medis sebelum yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia. **

Berita Lainnya

Index