Diduga Rem Blong, Pasutri Pengendara Motor Meregang Nyawa Ditabrak Truk Tangki di Jalintim Pelalawan

Diduga Rem Blong, Pasutri Pengendara Motor Meregang Nyawa Ditabrak Truk Tangki di Jalintim Pelalawan
Personel Sat Lantas Polres Pelalawan melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Timur KM 83-84 Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan, tepatnya tak jauh dari buka tutup Jalan Lintas Provinsi

MIMBARRIAU.COM  - Hingga saat ini, kecelakaan lalu lintas (laka lantas) masih menjadi momok yang sangat menakutkan bagi masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Pelalawan. Betapa tidak, hingga saat ini, kasus fatalitas lakalantas di Negeri Seiya Sekata ini masih kerap terjadi. 

Ini terbukti kembali terjadinya kecelakaan maut yang menyebabkan pasangan suami dan istri (pasutri) bernama AS (60) dan RN (56), meregang nyawa.

Keduanya menghembuskan nafas terakhir setelah sepeda motor BM  2086 CM yang dikendarai AS, warga Jalan Sepakat Rt 002 Rw 008 Pangkalan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci, ditabrak kendaraan bermotor jenis truk tangki BM 9913 JU yang dikemudikan oleh RM di Jalan Lintas Timur KM 83-84 Desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan - Riau, tepatnya tak jauh dari buka tutup Jalan Lintas Provinsi tersebut. 

"Ya, usai kejadian, jasad pasutri yakni AS dan RN yang telah meninggal dunia dan telah dievakuasi dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih. Sedangkan sopir truk tangki yang mengalami luka atau sehat, saat ini masih diperiksa oleh tim Sat Lantas Polres Pelalawan," terang Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K melalui Kasat Lantas AKP Tatit Rizkyan Hanafi SIK kepada Riaupos.co, Jumat (14/8/2026) di Pangkalan Kerinci.

Diungkapkan mantan Kapolsek Pangkalan Kerinci ini bahwa, kecelakaan tersebut bermula saat truk tangki BM 9913 JU yang dikemudikan oleh RM bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah Sorek menuju arah Pangkalan Kerinci. 

Namun, saat tiba di TKP, sekitar kurang lebih 150 meter menjelang antrian jalan buka tutup perbaikan jalan, tepatnya di KM 84 Jalan Lintas Timur, truk tersebut tersebut tidak bisa mengendalikan kendaraannya. 

Diduga rem tidak berfungsi dengan baik, sehingga truk itu menabrak kendaraan bermotor jenis Kijang Inova BM 1294 CH yang  berhenti karena sedang menunggu antrean akibat buka tutup pada jalan lintas nasional.

"Tidak hanya itu, setelah menabrak Innova, truk yang tak terkendali itu juga kembali menabrak pengendara sepeda motor bernama AS yang berboncengan dengan RN dari arah belakang," paparnya.

Dijelaskan mantan Kasat Lantas Polres Inhil ini bahwa, akibat tabrakan tersebut, truk tangki itu mendorong sepeda motor tersebut ke pinggir jalan sebelah kanan dari arah Sorek menuju arah Pangkalan Kerinci hingga terpental masuk kedalam kanal. 

"Sementara itu, pasutri yang terjatuh di badan jalan, langsung digilas truk tangki itu, hingga mengakibatkan pengendara dan penumpang sepeda motor tersebut meninggal dunia di TKP. Dan pascakejadian itu, kedua korban langsung dibawa ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci," ujarnya.

Ditambahkan Tatit bahwa, berdasarkan hasil penyelidikan petugas, kecelakaan tersebut terjadi akibat kelalaian pengemudi truk tangki yang di kemudikan RM dikarena pada saat mengemudikan kendaraannya diduga bergerak kencang, sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan diduga rem tidak berfungsi dengan baik yang menyebabkan terjadinya kecelakaan. 

Saat ini, sopir Truk Tangki sudah diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polres Pelalawan untuk proses lebih lanjut.

"Untuk itu, kami mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu saat berkendara," tutupnya. **

Berita Lainnya

Index