Yayasan Masyarakat Peduli Hutan dan Jalan Raya Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Gulama/Pias di Pekanbaru

Yayasan Masyarakat Peduli Hutan dan Jalan Raya Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Gulama/Pias di Pekanbaru

MIMBARRIAU.COM - Yayasan Masyarakat Peduli Hutan dan Jalan Raya (Mapelhut Jaya) mendesak Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi Riau agar segera melakukan perbaikan terhadap kondisi Jalan Gulama/Pias yang berada di RT 003 RW 009, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul banyaknya keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah titik. Jalan tersebut merupakan akses penting yang digunakan warga setiap hari untuk bekerja, bersekolah, menjalankan aktivitas ekonomi, serta mengakses layanan kesehatan.

Ketua Yayasan Masyarakat Peduli Hutan dan Jalan Raya, Nirwanto, S.Pd.I., M.IP, mengatakan bahwa pemerintah memiliki kewajiban untuk menjamin tersedianya infrastruktur jalan yang aman, layak, dan nyaman bagi masyarakat.

Kami meminta Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi Riau agar segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi Jalan Gulama/Pias. Jangan menunggu sampai terjadi kecelakaan yang merenggut korban jiwa. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan infrastruktur," tegas Nirwanto.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Masyarakat Peduli Hutan dan Jalan Raya, Darbi, S.Ag., menilai kerusakan jalan telah memberikan dampak nyata terhadap aktivitas masyarakat.

"Setiap hari masyarakat harus melewati jalan yang berlubang dan rusak. Kondisi ini bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga meningkatkan biaya perawatan kendaraan serta mengancam keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor," ujarnya.

Menurut yayasan, apabila kerusakan jalan terus dibiarkan, maka tingkat risiko kecelakaan akan semakin tinggi, terutama pada malam hari maupun saat musim hujan ketika lubang jalan tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengguna jalan.

Yayasan juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama instansi terkait segera melakukan survei teknis untuk menentukan langkah penanganan yang cepat, baik melalui perbaikan sementara maupun perbaikan permanen dengan konstruksi yang berkualitas sehingga tidak mudah kembali rusak.

Selain itu, Yayasan Masyarakat Peduli Hutan dan Jalan Raya berharap pemerintah memasukkan perbaikan Jalan Gulama/Pias sebagai salah satu prioritas pembangunan infrastruktur daerah karena jalan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Marpoyan Damai.

Nirwanto menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal aspirasi masyarakat hingga adanya tindakan nyata dari pemerintah.

Kami tidak bermaksud menyalahkan siapa pun. Yang kami perjuangkan adalah hak masyarakat untuk memperoleh infrastruktur yang layak. Kami berharap pemerintah segera merespons aspirasi ini dengan langkah konkret, karena jalan yang baik merupakan salah satu indikator keberhasilan pelayanan publik," katanya.

Yayasan juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum yang telah dibangun dengan menggunakan jalan sesuai peruntukannya serta melaporkan apabila ditemukan kerusakan yang membahayakan pengguna jalan.

Melalui rilis ini, Yayasan Masyarakat Peduli Hutan dan Jalan Raya berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata demi terciptanya jalan yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh masyarakat. Yayasan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif dalam mengawal pembangunan infrastruktur yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas. *

Berita Lainnya

Index