Nelayan Temukan Mayat Mr X Tanpa Kepala Mengapung Di Perairan Panipahan

Nelayan Temukan Mayat Mr X Tanpa Kepala Mengapung Di Perairan Panipahan

MimbarRiau.com - Sesosok jasad pria tanpa identitas di temukan mengapung oleh nelayan KM. Sabar Jaya GT 4 yang sedang mencari ikan pada hari Selasa (10/03/2026) sekitar pukul 14.18 WIB  di perairan Air Seng Panipahan tepat nya di koordinat 02°34.500 N - 100°36.500 E. Kecamatan Pasir Limau Kapas. Kabupaten Rokan Hilir.

Kapolsek Panipahan IPTU Robiansyah SH, MH, saat di konfirmasi melalui Kanit Reskrim Polsek Panipahan Aipda Rahmad Ilyas membenarkan penemuan mayat pria tanpa identitas yang di temukan oleh nelayan di perairan Panipahan.

"Benar, dan sudah di kebumikan tadi malam karena merupakan Mr X" ujarnya pada Rabu (11/03/2026).

Ia menjelaskan, Kronoligis penemuan mayat Mr X  di Perairan Panipahan  Sekira pukul 14.18 WIB oleh KM Sabar jaya yang di Nakhodai Sdr. Ingkil (44) bersama 5 orang ABK Toni (37), Jiko (50), Putra (35), Idris (32), Surya (41) yang sedang mencari ikan di sekitaran perairan Airseng Paniphan. Pada Saat kapal berada di titik koordinat 02°31.500 N - 100°36.500 E Salah satu ABK KM. Sabar Jaya melihat adanya mayat yang terapung di laut selanjutnya kapal mendekat dan ABK langsung mengevaluasi korban tersebut ke atas kapal dan menghubungi pihak SAR Posal Panipahan bawasannya telah ditemukannya mayat tanpa identitas yang terapung di sekitaran perairan Panipahan.

"Pihak SAR memerintahkan KM. Sabar jaya  untuk membawa jasad korban ke Pelabuhan Panipahan Kec. Pasir limau kapas" tambahnya.

Lebih lanjut di katakannya, sekitar Pukul 17.40 WIB Korban (mayat) tiba di Dermaga Pelabuhan Panipahan dan langsung dievakuasi oleh pihak SAR Pos Angkatan Laut Paniphan ,Pos Polairud Panipahan , Posramil dan Warga sekitar.

"kondisi mayat yang berjenis kelamin laki-laki (MrX) tersebut dengan kondisi 
kepala hilang, perut hancur, tangan kanan hilang, tangan kiri hilang, kaki kiri hilang, kaki kanan hilang", pungkasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Pihak Puskesmas Panipahan Adapun kesimpulan visum yang dilakukan oleh Pihak Puskesmas Panipahan,  diperkirakan mayat meninggal akibat tenggelam sudah sekitar lebih kurang selama empat hari.

Berita Lainnya

Index