ROKAN HILIR – Aktivis muda sekaligus Ketua Komunitas Sedekah Jum'at (KSJ) Riau, Muhajirin Siringo Ringo, memberikan apresiasi setinggi langit kepada anggota DPR RI Dapil Riau 1, Karmila Sari, atas keberhasilannya mengawal penambahan kuota Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Menurut Muhajirin, pencapaian ini merupakan bentuk pengabdian nyata yang dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya bagi orang tua siswa yang membutuhkan bantuan pendidikan.
Muhajirin menegaskan bahwa klaim kenaikan kuota ini bukanlah sekadar isu belaka atau "omon-omon". Hal ini diperkuat dengan data resmi yang dirilis oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir.
"Saya sudah berkomunikasi langsung dengan Kadisdik Rohil, Bapak Nur Hidayat. Beliau mengonfirmasi bahwa jumlah kuota PIP untuk Rohil meningkat sangat pesat berkat aspirasi Ibu Karmila Sari. Dari yang awalnya hanya berkisar 4 ribuan, kini melonjak drastis mencapai 20 ribuan penerima," ujar Muhajirin.
Titipkan Harapan: Perjuangkan Bantuan Langsung Tunai (BLT)
Selaku Ketua KSJ Riau, Muhajirin tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga menitipkan "tugas tambahan" bagi Karmila Sari di tingkat pusat.
Ia berharap Karmila Sari dapat memperjuangkan penambahan kuota bantuan sosial lainnya, khususnya Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat Rohil.
"Berdasarkan data yang kami miliki di KSJ, Rohil masih memiliki kantong-kantong masyarakat miskin yang cukup banyak. Tugas utama KSJ selama ini memang menyasar masyarakat kurang mampu melalui pemberian sembako dan uang tunai. Karena itu, kami menitipkan perjuangan agar bantuan langsung dari pusat untuk masyarakat miskin Rohil bisa ditambah," ungkapnya.
Muhajirin menegaskan bahwa KSJ Riau siap sedia untuk berkolaborasi dengan Karmila Sari maupun Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam upaya mensejahterakan rakyat.
Sayangkan Sikap Oknum yang Mencibir
Di tengah prestasi yang membanggakan ini, Muhajirin menyayangkan adanya segelintir oknum yang justru sibuk mencibir.
Ia meragukan kecintaan oknum tersebut terhadap daerah jika sebuah prestasi yang jelas menguntungkan rakyat justru dipandang sinis.
"Kalau dia benar-benar orang Rohil dan cinta dengan daerah ini, seharusnya bangga dan mendukung penuh, bukan malah sibuk menghasut masyarakat. Saya meragukan kecintaan orang tersebut kepada Negeri Seribu Kubah jika kerjanya hanya mencari celah untuk menjatuhkan," tegasnya.
Ajak Aktivis Berpikir Jernih
Sebagai seorang aktivis, Muhajirin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpikir jernih.
Menurutnya, kritik adalah hal yang sah, namun jangan sampai membabi buta hingga menutup mata terhadap prestasi yang nyata.
"Masyarakat dan pemimpin di luar Rohil itu sebenarnya iri. Kita punya Bupati yang memiliki akses langsung menjemput dana pusat melalui 'darah dagingnya' sendiri, Ibu Karmila Sari di DPR RI. Ini adalah keuntungan strategis yang jarang dimiliki daerah lain," tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Muhajirin mengajak semua pihak untuk bersatu. "Stop mengedepankan ego. Mari kita bersatu bahu-membahu membangun daerah tercinta kita.
Teruslah berjuang untuk pendidikan dan kesejahteraan daerah kita, kami dari KSJ akan selalu men-support perjuangan Ibu Karmila Sari," pungkasnya.**