Rokan Hilir – Di tengah khidmatnya bulan suci Ramadhan, Komunitas Sedekah Jum'at (KSJ) Riau kembali menggalang aksi kemanusiaan.
Kali ini, perhatian khusus tertuju pada Bapak Ponidi, seorang pejuang keluarga di Kecamatan Tanjung Medan, Rokan Hilir (Rohil) yang harus kehilangan kaki kanannya akibat kecelakaan kerja saat memotong rumput di perkebunan sawit.
Keterbatasan ekonomi membuat Pak Ponidi tidak mampu membeli alat bantu medis yang layak.
Kondisinya sangat memprihatinkan, beliau terpaksa menggunakan potongan kayu sederhana yang diikat tali hitam sebagai penyangga tubuhnya agar tetap bisa berdiri dan beraktivitas.
Ketua KSJ Riau, Muhajirin Siringo Ringo, mengungkapkan rasa haru dan prihatinnya.
Beliau menegaskan bahwa bantuan kaki palsu seharga kurang lebih Rp10.000.000 sangat dibutuhkan agar Pak Ponidi bisa kembali melangkah dengan lebih manusiawi.
Aksi untuk Pak Ponidi ini merupakan bagian dari napas perjuangan KSJ Riau yang selama ini konsisten membantu masyarakat melalui pemberian sembako dan uang tunai (tali asih).
Di bulan Ramadhan 2026 ini, KSJ Riau sedang menjalankan misi besar bertajuk "Program Tebar Kebaikan ke Seribu Penerima Manfaat".
Hingga saat ini, program tersebut telah berhasil merealisasikan bantuan kepada 231 masyarakat, dengan rincian:
Pekanbaru120 penerima manfaat, Siak 61 penerima manfaat dan Kampar 50 penerima manfaat.
Untuk menyempurnakan target tersebut, KSJ Riau telah menjadwalkan aksi besar selanjutnya.
Pada tanggal 13 Maret 2026, KSJ Riau akan memfokuskan pendistribusian bantuan di Kabupaten Rokan Hilir dengan target sebanyak 769 penerima manfaat.
Langkah besar ini diambil agar misi "Seribu Penerima Manfaat" di bulan suci ini dapat terealisasi sepenuhnya (100%).
Mari menjadi bagian dari perubahan hidup Pak Ponidi dan ribuan masyarakat Riau lainnya. Setiap dukungan Anda adalah harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Donasi dapat dikirimkan melalui: Rekening Resmi BRI: 3357-01-008006-50-9 Konfirmasi WhatsApp: 0822 8826 8804
Sedikit rezeki yang kita sisihkan, akan menjadi berkah yang tak terhingga bagi sesama. **