MIMBARRIAU.COM - Pelaksana Tugas Bupati Kuantan Singingi, Riau Muklisin memanfaatkan waktu dan memilih turun langsung menyapa masyarakat tanpa pengawalan maupun protokoler pada Jumat malam.
Blusukan meninjau situasi masyarakat yang ramai memadati arena Tepian Narosa dan sekitarnya.
"Turun langsung ke tengah masyarakat ramai merupakan bagian penting untuk melihat kondisi yang sebenarnya," katanya.
Dari kunjungan itu, dapat berdialog menerima aspirasi dari warga dan pedangan dan akan ditarik kesimpulan, langkah apa yang perlu diperbaiki dan menjadi catatan untuk perbaikan ke depan ?
Festival pacu jalur nasional harus ada peningkatan, masyarakat dan pedagang akan diberikan ruang khusus untuk menambah pendapatan.
"Saat festival terjadi jual beli yang profesional. Masyarakat bangga dan Pemerintah Daerah Kuansing harus merespon jika ada keluhan," sebutnya.
Semua berharap, selama festival berlangsung, situasi damai, kondusif, aman dan semua merasa nyaman.
Plt Kepala Dinas Kominfoss Kuansing Hevi Heri Antoni, Sabtu, di Teluk Kuantan mengatakan, turun menyapa masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan merakyat di tengah keramaian pesta rakyat 2026.
"Plt Bupati Kuansing sempat berdialog dengan warga dan pedagang dan menjemput aspirasi," katanya.
Melihat aktivitas masyarakat yang sedang menikmati pacu jalur, sekaligus menyambangi sejumlah stand bazar yang berada di kawasan Narosa.
Menariknya, suasana begitu cair, beberapa warga ada yang tidak menyadari bahwa sosok yang mereka temui dan ajak berbincang itu adalah PLT Bupati Kuansing.
Rani, salah seorang warga Teluk Kuantan, mengaku terkejut sekaligus terharu melihat Muklisin datang tanpa pengawalan.
“Biasanya kalau bupati, kita lihat ada pengawalan, ada protokolnya. Tapi tadi hanya sendiri, jalan-jalan menyapa masyarakat," ujar Rani.
Menurut Rani, sikap tersebut menunjukkan bahwa seorang pemimpin bisa hadir sangat dekat dengan masyarakat tanpa jarak.
Ternyata, sangat merakyat dan karena begitu santainya, sampai tidak menyadari bahwa sosok terlihat sederhana itu adalah seorang pemimpin Kuansing.
Hal senada disampaikan Reza, salah seorang pedagang buah yang ditemui Muklisin. Ia mengapresiasi kehadiran langsung kepala daerah di tengah aktivitas masyarakat dan pedagang saat perhelatan akbar berlangsung.
Kunjungan seperti itu memberikan kesan berbeda karena pemimpin dapat melihat langsung bagaimana kondisi pedagang dan masyarakat di lapangan, bukan hanya melalui laporan.
Sebagaimana diketahui, prosesi pesta rakyat siang dan malam Kota Teluk Kuantan dipadati masyarakat yang datang dari berbagai kecamatan di Kuansing.
Bahkan, tamu dan wisatawan dari berbagai provinsi di Indonesia hadir dan menyaksikan secara langsung festival seni budaya nasional yang sudah mengharumkan Indonesia di dunia internasional. **