BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten Bengkalis bergerak cepat memberikan perhatian dan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran. Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni diwakili oleh Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso, mendatangi langsung lokasi musibah untuk menemui korban kebakaran, Pak Rustam dan keluarga, di Desa Deluk, Kecamatan Bantan, Selasa, 22 September 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Bagus Santoso juga didampingi jajaran terkait, di antaranya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, H. Hambali, Wakil Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis, Umayyah, Sekretaris Diskominfotik, H. Adisutrisno, Sekretaris Camat Bantan, Muhammad Yogi A. Kurniawan, Kepala Desa Deluk, Azman serta sejumlah pihak lainnya.
Wabup menyampaikan bahwa kehadiran Pemkab Bengkalis merupakan wujud kepedulian Bupati Hj. Kasmarni kepada masyarakat yang sedang tertimpa kemalangan.
Dalam kesempatan itu, Wabup memastikan bahwa kebutuhan dasar korban akan terpenuhi sejak tahap penanganan awal. Dari mulai Logistik dan Sandang Pangan melalui Dinas Sosial Bengkalis telah menyiapkan bantuan tanggap darurat berupa bahan pangan dan sandang.
Beliau juga berpesan agar melakukan koordinasi lanjutan bersama Kepala Desa untuk memastikan pemenuhan kebutuhan harian korban.
Selanjutnya, pemerintah daerah juga berkolaborasi dengan Baznas dan pihak desa untuk mengupayakan pembangunan kembali hunian milik korban.
"Bagaimana nanti gubuk atau rumah ini bisa tegak kembali, nanti berkoordinasi dengan Pak Kades dan Baznas," ujar Wabup Bagus Santosa.
Disamping itu, Wabup juga meminta Kepala Desa untuk mendata anak-anak korban yang putus atau terganggu sekolahnya agar segera ditindaklanjuti.
Wabup Bagus Santoso juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat khususnya tetangga korban, Katmi, yang sigap bersedia menampung sementara keluarga Rustam. Menurutnya, nilai gotong royong dan kepedulian antar tetangga seperti inilah yang harus terus dijaga.
"Terima kasih Bu Katmi sudah mau menampung. Itulah fungsinya kita hidup bertetangga dan berkeluarga, saling tolong-menolong dan gotong royong. Musibah tetangga adalah musibah kita bersama," ungkap Wabup.
Ia juga menginstruksikan kepada Kepala Desa dan warga setempat untuk bersama-sama menggelar kerja bakti membersihkan sisa-sisa puing kebakaran di pekarangan rumah korban.
Di akhir kunjungannya, Wabup memberikan penguatan moral kepada Rustam sekeluarga agar tetap sabar dan tabah menghadapi cobaan. Beliau juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan memeriksa kondisi rumah sebelum ditinggalkan.
"Tetap sabar dan semangat. Ambil hikmahnya untuk senantiasa berhati-hati. Ketika meninggalkan rumah, pastikan cek kembali arus listrik dan pastikan tidak ada api yang menyala. Meskipun musibah tidak bisa dielakkan, minimal kita sudah melakukan pencegahan sejak dini," tutupnya. ***

