PEKANBARU - Hujan berpeluang mengguyur sebagian besar wilayah Provinsi Riau pada Sabtu (19/9/2026). Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang bahkan telah terjadi di sebagian besar wilayah Riau pada pagi hari.
Kondisi udara pada pagi hari diprakirakan kabur hingga berawan. Hujan yang terpantau melalui radar tersebut berpeluang berlanjut di sejumlah wilayah pada periode berikutnya.
Memasuki siang hingga sore, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, Bengkalis dan Kepulauan Meranti.
Pada malam hari, hujan ringan berpeluang turun di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak. Kondisi udara secara umum diprakirakan kabur hingga berawan.
Sementara pada dini hari, peluang hujan kembali meluas. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Riau.
Forecaster On Duty, Indah DN, mengingatkan masyarakat terhadap potensi hujan dengan intensitas lebih tinggi yang dapat disertai petir dan angin kencang.
“Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kab. Kampar, Kab. Indragiri Hulu, Kab. Indragiri Hilir, Kab. Kuantan Singingi, Kab. Pelalawan, Kab. Siak dan Kota Pekanbaru pada pagi dan malam/dini hari,” kata Indah DN dalam informasi prakiraan cuaca Riau.
Masyarakat di wilayah yang masuk peringatan dini diminta mewaspadai perubahan cuaca, terutama saat hujan terjadi pada pagi serta malam hingga dini hari.
Suhu udara di Riau diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara cukup tinggi, yakni 50 hingga 100 persen.
Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 sampai 40 kilometer per jam.
"Untuk wilayah perairan Riau, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau masih berada dalam kategori rendah," jelasnya.
Di sisi lain, pemantauan hotspot hingga pukul 23.00 WIB menunjukkan terdapat 91 titik panas di Provinsi Riau.
Hotspot paling banyak terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hulu dengan 47 titik, disusul Indragiri Hilir sebanyak 36 titik.
Hotspot lainnya terpantau di Kabupaten Kampar sebanyak tiga titik, Kuantan Singingi dua titik, Kepulauan Meranti satu titik, Rokan Hulu satu titik dan Kota Pekanbaru satu titik.
Secara keseluruhan, terdapat 2.118 hotspot yang terpantau di wilayah Sumatera. Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 1.656 titik, diikuti Bangka Belitung 180 titik dan Jambi 152 titik.
Hotspot lainnya terpantau di Lampung sebanyak 36 titik, Kepulauan Riau dua titik dan Bengkulu satu titik.
Dengan potensi hujan yang cukup luas hingga dini hari, masyarakat Riau diimbau terus memantau perkembangan cuaca. Kewaspadaan terutama diperlukan di wilayah yang masuk peringatan dini karena hujan dapat disertai petir dan angin kencang. ***

