Disdik Inhil Beri Dispensasi Khusus: Belajar Dari Rumah Akibat Teror Harimau Sumatera

Disdik Inhil Beri Dispensasi Khusus: Belajar Dari Rumah Akibat Teror Harimau Sumatera
Foto ilustrasi (Akal Imitasi)

MIMBARRIAU.COM  -  Ancaman konflik satwa liar melumpuhkan aktivitas warga di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Kemunculan harimau Sumatera di kawasan permukiman hingga menyerang hewan ternak memicu kepanikan warga. Demi mengantisipasi potensi bahaya keselamatan jiwa, seluruh kegiatan sekolah secara tatap muka resmi dihentikan total dan dialihkan ke sistem belajar dari rumah, pada Senin (27/7/26).

Kepanikan melanda warga Desa Sungai Danai, Kecamatan Pulau Burung, Ditemukannya jejak kaki di sekitar pemukiman mempertegas keberadaan satwa dilindungi tersebut di tengah lingkungan masyarakat.

Keresahan warga kian memuncak setelah seekor sapi ditemukan terluka parah di bagian kaki, diduga kuat akibat diterkam Harimau Sumatera yang berkeliaran sejak empat hari terakhir. Ancaman nyata ini membuat aktivitas masyarakat lumpuh total. 

Suasana desa mendadak sunyi bagai tak berpenghuni lantaran warga memilih mengurung diri di dalam rumah demi keselamatan. Bangunan-bangunan sekolah di wilayah ini pun tampak kosong tanpa adanya kegiatan belajar mengajar secara langsung.

Pemerintah Desa Sungai Danai mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di luar rumah. 

Kepala Desa Sungai Danai, Halim mengatakan kita telah melayangkan surat resmi kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau agar Tim Penanganan Konflik Satwa segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.

"Kemunculan harimau di Desa Sungai Danai memang sangat meresahkan dan menjadi perhatian utama kami saat ini. Kami mengimbau seluruh warga agar mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak demi menjaga keselamatan bersama. Pihak desa juga sudah melayangkan surat resmi ke BKSDA Provinsi Riau agar tim penanganan konflik satwa segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi." jelasnya.

Langkah tegas juga diambil Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Pendidikan. Pihak dinas membenarkan telah mengeluarkan kebijakan dispensasi khusus, di mana seluruh siswa, guru, hingga tenaga kependidikan di Desa Sungai Danai dibebaskan dari kehadiran fisik. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hili, Abdul Rasyid mengatakan Kegiatan belajar mengajar dialihkan penuh dari rumah masing-masing, hingga kondisi wilayah setempat dipastikan benar-benar aman.

"Kami telah menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Desa Sungai Danai untuk siswa, guru, hingga tenaga kependidikan dari kehadiran fisik. Kegiatan belajar mengajar tatap muka resmi dihentikan sementara dan dialihkan secara penuh ke sistem daring dari rumah masing-masing. Langkah ini diambil demi keselamatan bersama hingga situasi dinyatakan benar-benar aman." jelasnya.

Hingga saat ini, seluruh warga Desa Sungai Danai dan pihak pemerintah setempat masih terus bersiaga serta menunggu kedatangan Tim BKSDA Provinsi Riau di lapangan. Seluruh elemen masyarakat berharap proses mitigasi dan evakuasi satwa liar tersebut dapat berjalan lancar sehingga kondisi lingkungan kembali aman dan aktivitas harian warga maupun kegiatan sekolah bisa pulih seperti sedia kala. **

Berita Lainnya

Index