Kadis Damkar Kampar Beri Klarifikasi: Operasional Tetap Berjalan dengan Sistem Pinjam Pakai

Kadis Damkar Kampar Beri Klarifikasi: Operasional Tetap Berjalan dengan Sistem Pinjam Pakai
Kadis Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Kampar, Yuricho Efril

BANGKINANG – Menanggapi pemberitaan terkait absennya mobil dinas di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Kampar selama lima tahun terakhir, Kepala Dinas Damkar Kampar, Yuricho Efril, memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan persepsi publik.

Yuricho mengakui bahwa secara administratif, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya memang tercatat tidak memiliki aset mobil dinas operasional sendiri dalam daftar inventaris tetap. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak menghambat kinerja pelayanan kepada masyarakat.

Meskipun tidak ada alokasi unit baru khusus untuk institusinya, Yuricho menjelaskan bahwa dirinya tetap didukung oleh sarana transportasi yang memadai untuk menjalankan tugas-tugas kedinasan.

"Saat ini, untuk menunjang mobilitas dan operasional dalam bertugas, saya menggunakan mobil dinas dengan sistem pinjam pakai dari Sekretariat Daerah (Setda) Kampar," ujar Yuricho.

Status Aset: Secara pencatatan OPD, Damkar Kampar memang belum memiliki armada dinas (mobil penumpang/pejabat) sendiri.

Solusi Alternatif: Pemkab Kampar melalui Setda memberikan dukungan sarana berupa pinjam pakai unit agar fungsi manajerial tetap berjalan.

Komitmen Pelayanan: Yuricho memastikan bahwa fokus utama dinas tetap pada kesiapsiagaan armada pemadam kebakaran (fire truck) untuk melayani masyarakat, di samping koordinasi lintas sektor yang tetap lancar.

Klarifikasi ini sekaligus menepis anggapan bahwa pejabat Damkar Kampar sama sekali tidak memiliki akses transportasi untuk bertugas. 

Meski berharap ke depannya ada penguatan armada secara mandiri untuk OPD-nya, sistem pinjam pakai saat ini dianggap sebagai solusi taktis agar anggaran daerah dapat diprioritaskan pada sektor yang lebih mendesak, seperti pemeliharaan armada pemadam kebakaran itu sendiri.

"Yang terpenting adalah fungsi koordinasi dan respons cepat kita di lapangan tidak terganggu. Dukungan dari Sekretariat Daerah sudah sangat membantu mobilitas kami saat ini," tutupnya. (Rin) 

Berita Lainnya

Index