Komisi V DPRD Riau Prioritaskan Pembangunan Gedung Nuklir di RSUD Arifin Achmad

Sabtu, 05 September 2026 | 21:57:23 WIB

PEKANBARU - Komisi V DPRD Riau turut pembangunan gedung nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad. Gedung tersebut dinilai sangat dibutuhkan untuk penunjang sarana kesehatan di RSUD.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi V DPRD Riau, Indra Gunawan Eet, usai melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kesehatan dan RSUD Arifin Achmad di DPRD Riau.

Eet mengatakan, bahwa pendanaan kegiatan RSUD Arifin Achmad saat ini memang bersumber dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Termasuk kegiatan-kegiatan kecil juga bersumber dari BLUD.

"Dan Alhamdulillah juga, capaian pendapatan RSUD Arifin Achmad ini juga melebihi target, bahkan hingga catur wulan tiga ini sudah sampai Rp79 miliar," ujar Eet, Jumat (4/9/2026).

Karena melebihi target itu, kata Eet, mereka punya program bantuan untuk pembangunan gedung nuklir. Gedung ini dibangun untuk penunjang peralatan di rumah sakit.

Ia menyebut, untuk pembangunan gedung nuklir ini berkisar Rp16 miliar. Namun karena efisiensi, nilai tersebut agak sulit direalisasikan.

"Karena tidak adanya gedung penunjang ini, alat-alat bantuan dari pusat depending. Contoh tahun 2025 kan kita tidak dapat bantuan dari kegiatan DAK Dinas Kesehatan untuk RSUD Arifin Achmad sekitar Rp10 miliar lebih karena gedung penunjang tidak ada," katanya.

Karena itu, dirinya meminta agar tidak sembarang mencoret suatu kegiatan. Menurutnya, pembangunan gedung nuklir ini sangat perlu agar bantuan peralatan dari pusat ke Riau bisa diterima.

"Kami minta kepada beberapa rumah sakit untuk mengutamakan kegiatan-kegiatan yang lebih prioritas. Tapi saya rasa gedung nuklir ini memang prioritas, karena bantuan dari pusat ini sudah dua tahun dia drop. Jangan sampai tahun 2027 di-drop lagi," pungkasnya.

Untuk diketahui, Pelayanan Kedokteran Nuklir adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari tentang perubahan fisiologi dan biokimia pada tingkat sel dan molekul dengan memanfaatkan sumber radiasi terbuka yang berasal dari disintegrasi inti radionuklir untuk tujuan diagnostik dan terapi. ***

Terkini