Pedagang di Pekanbaru Kaget, Banyak Ibu-ibu Datang Minta Pekerjaan Kupas Bawang

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:17:17 WIB

MIMBARRIAU.COM  - Seorang pedagang Bawang di pasar Tradisional Dupa Pekanbaru bernama Pak Guru mengaku kaget dalam beberapa hari terakhir banyak ibu-ibu mendatangi tempat jualannya untuk meminta pekerjaan untuk mengupas bawang.

Pak Guru yang dikenal sebagai pedagang senior di pasar Tradisional itu tidak mengetahui informasi yang sedang viral saat ini.

Termasuk viral nya pidato Presiden Prabowo Subianto yang memperkenalkan seorang pengupas bawang yang bergaji 700 ribu sekilo saat pidato kenegaraan di sidang MPR lalu.

"Asal ada yang datang membeli minta kerja mengupas bawang, saya kan tidak ada tv di rumah, dan lihat Handphone juga nggak sering, jadi nggak tahu kalau ada yang viral,"ujarnya.

Para ibu-ibu itu datang meminta pekerjaan untuk bisa ikut mengupas bawang, ada juga yang hanya sekedar bertanya berapa gaji mengupas bawang.

Pak Guru pun dijelaskan para ibu-ibu itu terkait pidato Presiden yang menyatakan upah kupas bawang mencapai Rp 700 ribu sekilo.

"Jadi mereka serius mencari kerja, dikiranya upah kupas bawang itu mahal,"ujar Pak Guru.

Pak Guru sendiri mengupahkan kupas bawang ke pelanggan nya selama ini hanya Rp3000 perkilonya.

"Saya sudah punya pelanggan, jadi sekilonya itu 3000, biasanya sekali kipas itu 20 sampai 30 kilo,"ujar Pak Guru.

Untuk harga bawang sendiri di Pekanbaru masih stabil, di kisaran harga Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu ditingkat pengecer.

"Kalau harga bawang yang sudah dikupas 30 ribu sekilonya,"ujar pedagang asal Kota Padang itu.

Ia pun mengomentari pernyataan Presiden tersebut, tidak mungkin upah mengupas bawang hingga 700 ribu, karena harga bawang saja 30 ribu.**

Terkini