Prabowo Tegaskan MBG Berlanjut, Daripada Uangnya Dikorupsi

Ahad, 22 Maret 2026 | 19:37:34 WIB
Prabowo: Seluruh Desa Bakal Terima MBG Tahun Ini

MimbarRiau.com - PRESIDEN Prabowo Subianto berkukuh tetap melanjutkan program makan bergizi gratis (MBG) di tengah derasnya kritik dan tantangan fiskal. Dia menegaskan, program tersebut akan terus berlanjut dan menyatakan lebih baik anggaran yang ada untuk memberi makan rakyat daripada dikorupsi.

Prabowo menerangkan hal ini dalam sesi wawancara dengan sejumlah wartawan dan pakar, di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa malam, 17 Maret 2026, hingga Rabu dini hari, 18 Maret 2026. “Saya akan bertahan sedapat mungkin. Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan,” ucap Prabowo dikutip dari video wawancara yang dibagikan Sekretariat Presiden, Ahad, 22 Maret 2026.

Presiden Prabowo menuturkan, selama berkampanye dirinya telah melihat banyak anak mengalami stunting atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi. “Anda enggak lihat anak-anak yang stunting? Saya lihat. Saya kampanye sekian kali, saya di desa-desa, saya lihat,” kata Prabowo.

Prabowo bercerita, ia pernah bertanya umur kepada seorang anak yang tampak seperti berusia 4 tahun. Anak itu menjawab bahwa umurnya 11 tahun. Maka dari itu, ia percaya proyek MBG bisa menjadi solusi. Prabowo pun mengklaim, “Saya hakulyakin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada. Saya pertaruhkan kepemimpinan saya, 2029 kita lihat.”

Menurut Prabowo, pembiayaan untuk MBG berasal dari hasil efisiensi dan pengurangan kebocoran anggaran negara. Bagi dia, menghentikan MBG bukan jawaban untuk mengatasi krisis. “Jangan ke arah, ‘Oke ada krisis, nanti kita hentikan MBG’. Masih banyak cara lain yang kita bisa hemat, masih banyak, tapi MBG ini saya udah lihat,” ujarnya.

Ketua Umum Partai Gerindra ini mengklaim, program MBG berjalan baik dan mendapat pujian dari Rockefeller Institute di Amerika Serikat. Prabowo menyebutkan, Rockefeller menyatakan MBG sebagai ‘investasi terbaik’. Alasannya, setiap US$ 1 atau lebih kurang Rp 17 ribu yang dikucurkan untuk proyek unggulannya itu, maka keuntungan yang bisa dihasilkan di angka US$ 7 atau setara Rp 119 ribu hingga US$ 35 atau sekitar Rp 593 ribu. 

“This is strategic, ini untuk human capital kita. Jadi masih banyak penghematan lain yang real, yang bisa dilakukan. Kami sudah exercise, kami sudah melakukan penghematan di banyak bidang,” ujarnya.

Terkini