Pria di Cianjur Tewas Dianiaya karena Ambil 2 Labu Siam

Jumat, 06 Maret 2026 | 14:14:33 WIB
Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock

MimbarRiau.com - SEORANG pria berusia 56 tahun, Minta, tewas setelah pemilik kebun menganiayanya di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Sebelumnya, pemilik kebun menuduh korban mencuri dua buah labu siam dari kebunnya.

Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Alexander Yurikho Hadi mengatakan Minta nekat mengambil labu siam karena tidak memiliki makanan untuk berbuka puasa bersama ibunya yang berusia 100 tahun. “Korban tidak memiliki uang maupun beras untuk berbuka puasa,” ujar Alexander pada Kamis, 5 Maret 2026.

Alexander menjelaskan pemilik kebun berinisial UA memergoki Minta saat hendak membawa dua buah labu siam. UA kemudian mengejar korban hingga ke depan rumah dan menganiayanya secara brutal hingga babak belur.

Menurut Alexander, korban tidak memiliki pekerjaan ataupun penghasilan tetap sehingga nekat mengambil labu tersebut untuk dimasak dan dimakan bersama ibunya. “Korban hanya mengambil dua buah labu untuk makan, bukan dalam jumlah banyak seperti yang dituduhkan,” ujar Alexander.

Minta meninggal dunia dua hari setelah kejadian. Sebelumnya, tenaga medis sempat merawat Minta secara intensif di rumah sakit. “Petugas menemukan luka lebam berwarna biru di sejumlah bagian tubuh korban,” kata Alexander.

Hingga kini, kepolisian masih menunggu hasil autopsi dari RSUD Sayang Cianjur untuk memperkuat konstruksi hukum perkara tersebut. Sementara itu, polisi telah mengamankan pelaku dan masih memeriksanya lebih lanjut.

Alexander menegaskan kepolisian akan menuntaskan kasus tersebut secara transparan dan profesional. “Kami terus mengumpulkan alat bukti, termasuk keterangan para saksi di lapangan,” ujar Alexander dalam keterangan tertulisnya.

Terkini