MimbarRiau.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam di Indonesia, pimpinan sejumlah pondok pesantren, dan tokoh-tokoh Islam di Indonesia ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa siang.
Sejumlah tokoh telah menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, sejak pukul 13.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para tokoh bertemu dengan Presiden Prabowo pukul 14.00 WIB, usai makan siang.
Tokoh Muslim dan perwakilan ormas Islam, tampak hadir dalam pertemuan itu, di antaranya Wakil Presiden Ke-13 Ma’ruf Amin. Di samping itu, ada pula Ketua MUI Pusat Anwar Iskandar, Wakil Ketua Umum MUI Cholil Nafis, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU) Saifullah Yusuf, yang datang bersamaan dengan Ketua Umum Dewan Pembina Pengurus Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, dan ada pula Jusuf Hamka, yang juga populer dengan nama Babah Alun.
Komitmen Presiden yang pertama ingin benar-benar berjuang di dalam Dewan Perdamaian ini untuk kemerdekaan Palestina secara utuh dan berdaulat secara penuh," kata Anwar saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.
Anwar menjelaskan Presiden berjuang terhadap kemerdekaan rakyat Palestina melalui keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace).
Sementara itu, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menjelaskan pertemuan bersama Presiden Prabowo dan Menteri Agama Nasaruddin Umar diikuti oleh 16 organisasi masyarakat Islam, para kiai, pemimpin pondok pesantren dari Jawa Timur dan Jawa Barat.
Kami mendapatkan penjelasan dari Bapak Presiden mengenai banyak hal, khususnya mengenai upaya dan perjuangan Indonesia di dalam membantu Palestina," kata Yahya.
Setidaknya ada sekitar 40-50 tokoh dan perwakilan ormas Islam yang diundang ke Istana oleh Presiden Prabowo pada Selasa siang.
Selain yang telah disebutkan, Presiden Prabowo juga mengundang Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Wahdah Islamiyah Muhammad Zaitun Rasmin, Presiden Syarikat Islan Hamdan Zoelva, dan Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan.