Viral Dugaan Penyalahgunaan Mobil Dinas, Kepala Disperindag Rohil Akhirnya Buka Suara

Viral Dugaan Penyalahgunaan Mobil Dinas, Kepala Disperindag Rohil Akhirnya Buka Suara
Kepala Disperindag Rohil, Muhammad Fauzi

BAGANSIAPIAPI — Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Muhammad Fauzi, angkat bicara terkait informasi dan gambar yang beredar di media sosial mengenai dugaan penyalahgunaan kendaraan dinas milik Disperindag Rohil.

Isu tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan publik setelah muncul pemberitaan di salah satu media online dan turut dipublikasikan melalui akun media sosial TikTok. 

Dalam narasi yang beredar disebutkan bahwa mobil dinas milik Disperindag Rohil diduga digunakan oleh istri Kepala Disperindag Rohil. Bahkan, muncul pula tudingan bahwa plat kendaraan dinas tersebut telah diganti.

Menanggapi hal itu, Muhammad Fauzi dengan tegas membantah seluruh tudingan yang berkembang di tengah masyarakat. Ia menyebut informasi tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

“Terkait informasi dan gambar yang beredar di media sosial mengenai dugaan penggunaan kendaraan dinas, kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya,” ujarnya. 

Fauzi menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan dinas di lingkungan Disperindag Rohil selama ini dilakukan sesuai aturan dan peruntukan yang berlaku. Ia memastikan tidak ada penyalahgunaan fasilitas negara sebagaimana yang dituduhkan dalam pemberitaan maupun unggahan media sosial tersebut.

“Penggunaan kendaraan dinas dilakukan sesuai ketentuan dan peruntukannya. Kami juga mengapresiasi dukungan serta sikap objektif teman-teman media yang mengedepankan klarifikasi dan fakta sebelum mengambil kesimpulan terhadap suatu informasi yang berkembang di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, terlebih di era media sosial saat ini di mana informasi dapat dengan cepat mempengaruhi opini publik.

“Kami mengimbau seluruh pihak agar bijak dalam menyikapi, serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya,” tambah Fauzi.

Pernyataan klarifikasi tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial terkait dugaan penggunaan mobil dinas oleh pihak keluarga dan isu pergantian plat kendaraan.

“Sekali lagi kami tegaskan, bahwa hal itu tidaklah benar,” tegasnya kembali.

Ramainya polemik tersebut juga menjadi pengingat pentingnya prinsip keberimbangan informasi serta pentingnya melakukan konfirmasi sebelum menyebarkan suatu tuduhan ke ruang publik. Sebab, informasi yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan merugikan pihak tertentu. **

Berita Lainnya

Index