Bapanas: Fluktuasi Harga Pangan Terjaga Saat Ramadan

Bapanas: Fluktuasi Harga Pangan Terjaga Saat Ramadan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan keterangan setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI ke 10 dan ke - 12, Jusuf Kalla, di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 4 Februari 2025. Menteri Pertanian mela

MimbarRiau.com - KEPALA Badan Pangan Nasional (Kabapanas) Amran Sulaiman menyatakan fluktuasi harga pangan selama Ramadan hingga Lebaran 2026 tetap terjaga sehingga dapat menjaga daya beli masyarakat. "Sesuai arahan bapak presiden sejak sebelum Ramadan harga pangan tidak boleh naik berlebihan. Ini yang kami jaga," kata Amran, seperti dikutip dari Antara, Minggu, 22 Maret 2026.

Dia sudah minta produsen untuk mengeluarkan stok pangan yang ada. "Jangan sampai harga naik. Kalau ada yang menaikkan, aku cabut izinnya," ujar Amran yang juga Menteri Pertanian. Tak hanya itu, pemerintah secara kolaboratif turut mengimplementasikan berbagai program intervensi pangan.

Deretan program intervensi pangan yang telah dijalankan selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 H antara lain distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Lalu Gerakan Pangan Murah (GPM), termasuk penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng kepada 32,3 juta keluarga penerima manfaat.

Bapanas mencatat realisasi penjualan beras SPHP sampai 19 Maret telah mencapai 42,3 ribu ton. Adapun total target SPHP beras untuk 2026 sebanyak 828 ribu ton. Bapanas sebelumnya telah mengajukan anggaran untuk SPHP beras 1,5 juta ton.

Namun setelah melalui berbagai pertimbangan, salah satunya melihat realisasi SPHP beras sampai akhir tahun sebelumnya, ditetapkan anggaran sebesar Rp 4,97 triliun yang setara dengan biaya subsidi harga sejumlah 828 ribu ton.

Sementara untuk realisasi Gerakan Pangan Murah secara nasional selama Maret 2026 telah mencapai 789 kali. Program itu menyasar 24 provinsi dan 153 kabupaten/kota.

Tidak hanya GPM yang menyediakan pangan secara umum, pemerintah pun menggelar GPM khusus yang menyediakan daging ayam beku berkualitas premium dengan harga sesuai Harga Acuan Penjualan (HAP). GPM khusus daging ayam beku ini tersedia di lebih dari 1.200 outlet yang tersebar di 17 provinsi dan akan berlangsung hingga sehari sebelum Idul Fitri.

Program itu merupakan kolaborasi antara Bapanas dengan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, PT Japfa Comfeed Indonesia, dan PT Malindo Feedmill Tbk.

GPM khusus lainnya dilakukan bersama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Berdikari untuk daging sapi dan kerbau dengan harga yang lebih terjangkau.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan telah berupaya sekuat tenaga untuk menjaga dan mengendalikan harga pangan selama Ramadan 2026. Kepala Negara pun mengapresiasi hasil kerja para menteri.

Berita Lainnya

Index