Karhutla Riau Mulai Mereda, Pemadaman Fokus di Bengkalis, Inhu, dan Inhil

Kamis, 03 September 2026 | 13:00:21 WIB

MimbarRiau.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD) Riau, mencatat hingga saat ini total luas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau mencapai 18.582,90 Ha. Total luasan Karhutla tersebut tersebar di 12 kabupaten/kota di Riau. 

Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal mengatakan, secara akumulasi sejak 1 Januari 2026 total hotspot di Riau mencapai 12.677 titik dengan 618 fire spot dan total luasan lahan terbakar 18.582,90 hektare. Untuk wilayah Sumatera, total hotspot mencapai 45.775 titik.

“Untuk luasan di Kabupaten Bengkalis yakni 8.454,40 Ha, Pelalawan 6.640,99 Ha, Indragiri Hilir 1.034,02 Ha, Indragiri Hulu 605,02 Ha, Dumai 556,01 Ha, Rokan Hilir 452,53 Ha, Siak 373,06 Ha, Meranti 217,45 Ha, Kampar, 141,66 Ha, Pekanbaru 103,33 Ha, Kuantan Singingi, 69,87 Ha dan Rokan Hulu 33,96 Ha,” katanya.

Dari total luasan Karhutla tersebut. Saat ini titik Karhutla terpantau hanya tersisa ditiga daerah saja. Yakni di Bengkalis, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Namun, titik Karhutla tersebut tidak terlalu besar dan masih terus dilakukan upaya pemadaman.

“Untuk titik Karhutla hanya tinggal di tiga daerah saja. Yakni Bengkalis, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Saat ini juga masih terus dilakukan pemadaman,” sebutnya.

Meski kondisi mulai membaik, pihaknya tetap menekankan pentingnya proses pendinginan, khususnya pada lahan gambut. Pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan berpotensi kembali memicu kebakaran setelah api di permukaan berhasil dipadamkan.

"Jadi kita tetap waspada karena upaya penanganan tentu memastikan seluruh sumber api benar-benar padam sehingga tidak menimbulkan kebakaran kembali. Begitu juga OMC, tetap kami lakukan setiap hari." pungkasnya.**

Terkini