MimbarRiau.com - Sebuah kios ayam cepat saji D’Kriuk Fried Chicken yang berada di Jalan Nenas, Pekanbaru, terbakar, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 15.59 WIB.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Warga yang berada di lokasi berupaya melakukan pemadaman secara mandiri. Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil lantaran api dengan cepat membesar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru Zarman Candra mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kebakaran di kawasan Jalan Nenas tersebut.
"Begitu mendapatkan informasi dari masyarakat, kami langsung mengerahkan petugas ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman," ujar Zarman.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, DPKP Kota Pekanbaru mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran. Petugas kemudian melakukan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas.
Zarman menyebutkan, petugas berhasil menangani kebakaran tersebut setelah melakukan proses pemadaman di lokasi. Ia menegaskan, DPKP akan terus merespons dengan cepat setiap laporan masyarakat terkait kejadian kebakaran.
“Kami selalu menindaklanjuti laporan masyarakat dengan cepat dan langsung mengerahkan personel ke lapangan,” katanya.
Terkait penyebab kebakaran, Zarman mengatakan pihaknya belum dapat memastikan sumber api. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.
Sementara itu, salah seorang saksi di lokasi, Dokter Tika, mengatakan sebelum api membesar, warga sempat mendengar suara seperti ledakan dari dalam kios. "Warga mendengar ada suara meledak. Setelah itu api membesar hingga ke bagian belakang," ujar Tika.
Menurutnya, warga yang berada di sekitar lokasi sempat berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api sudah semakin besar sehingga warga kesulitan untuk mengendalikannya.
Melihat kondisi tersebut, Tika kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk segera datang ke lokasi. Ia menduga kebakaran kemungkinan berkaitan dengan tabung gas yang digunakan untuk memasak.
Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan lebih lanjut. "Diduga dari tabung gas karena saat itu sedang memasak. Tapi untuk pastinya tentu menunggu pemeriksaan," katanya.
Tidak lama berselang, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan. Api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak semakin meluas ke bangunan atau lingkungan di sekitarnya.
Belum diketahui secara pasti total kerugian akibat kebakaran tersebut. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. **