MIMBARRIAU.COM — Personel Polsek Pujud, Polres Rokan Hilir, bersama unsur TNI, perangkat kepenghuluan, Masyarakat Peduli Api (MPA), masyarakat dan tim pemadam PT Karyabadi Sama Sejati (KSS) melakukan pemadaman dan verifikasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kepenghuluan Tanjung Medan, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (24/8/2025).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Pujud AKP Budi Winarko, S.T., M.H. Tim gabungan melakukan pengecekan titik hotspot berdasarkan Dashboard Lancang Kuning sekaligus mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi kebakaran.
Lokasi Karhutla berada sekitar 18 kilometer dari Mapolsek Pujud dengan waktu tempuh kurang lebih 40 menit melalui jalur darat. Lahan yang terbakar merupakan lahan kosong dan semak belukar, dengan sebagian kawasan telah ditanami kelapa sawit.
Kondisi tanah di lokasi merupakan lahan gambut dan sebagian mineral dengan luas lahan yang terdampak diperkirakan sekitar 2 hektare.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari 8 anggota Polri, 2 personel TNI, 2 perangkat kepenghuluan, 2 anggota MPA, 5 orang masyarakat dan 5 personel dari PT Karyabadi Sama Sejati.
Untuk mendukung proses pemadaman, tim menggunakan 3 unit kendaraan roda empat, 12 unit kendaraan roda dua, 2 unit mesin Mini Striker, 2 unit nozzle, 6 unit selang serta 2 unit selang hisap. Sumber air yang digunakan berasal dari kanal dan parit bekoan.
Kapolsek Pujud bersama tim melakukan sejumlah upaya, di antaranya memverifikasi titik hotspot pada Dashboard Lancang Kuning, melaksanakan pemadaman dan pendinginan di lokasi lahan terbakar serta melakukan penyelidikan untuk mengetahui pihak yang diduga sebagai pelaku pembakaran lahan.

Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, api di lokasi dinyatakan telah padam. Namun, masih terdapat asap dari bekas lahan dan semak yang terbakar.
Tim mengingatkan bahwa kondisi tersebut masih berpotensi kembali memunculkan titik api, khususnya apabila angin bertiup cukup kencang. Apabila api kembali muncul, petugas akan melakukan pemadaman dan pendinginan ulang.
Dalam pelaksanaan kegiatan, tim menghadapi sejumlah kendala, antara lain jarak lokasi yang cukup jauh, kondisi cuaca panas serta angin yang berhembus cukup kencang. Meski demikian, persediaan air di lokasi masih dinilai mencukupi untuk mendukung proses pemadaman.
Polsek Pujud juga terus melakukan pemantauan terhadap lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api serta mendalami dugaan penyebab dan pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya Karhutla. **