Harga LPG Di Panipahan Meroket Capai 37000, Masyarakat Minta Pemerintah Rokan Hilir Mencarikan Solusi

Ahad, 07 Juni 2026 | 17:56:53 WIB

MimbarRiau.com - Kelonjakan Harga Gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) Bersubsidi di Panipahan dalam sepekan terakhir kian semakin mengkhawatirkan bagi masyarakat Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Pasalnya, harga eceran yang biasanya hanya berkisar 25000 - 27000 kini mengalami kenaikan yang sangat fantastis hingga mencapai 35000 - 37000 per tabung Gas LPG 3 Kg. Harga ini sangat jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah di tetapkan Pemerintah Republik Indonesia yang hanya berkisar 18.000 - 20.000 / tabung Gas di Pulau Sumatra.

Salah seorang warga Panipahan  mengatakan, kenaikan harga Gas LPG dipicu oleh kelangkaan yang di sebabkan tidak adanya pemasok Gas LPG (Along -Along) yang berasal dari Labuhan Batu Sumatera Utara masuk ke Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas.

"Tak ada along along masuk pak, makanya harganya naik, karna gas susah di cari", ujarnya pada Minggu (07/06/2026).

Ia menjelaskan, selama ini masyarakat Panipahan hanya berharap kepada pemasok (along - along ) yang berasal dari Labuhan Batu, Sumatera Utara yang membawa gas LPG 3 Kg masuk ke wilayah Panipahan.

"Biasanya along along banyak masuk, tapi dalam seminggu ini tidak ada mereka masuk, hingga menyebabkan tak ada gas di Panipahan, ada beberapa along yang masuk, tapi sebentar saja sudah habis, itupun harganya agak tinggi", katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, Gas LPG yang selama ini di pakai oleh masyarakat Panipahan semuanya berasal dari Sumatera Utara di karenakan, di Wilayah Kecamatan Pasir Limau Kapas sendiri tidak ada Pangkalan Resmi Gas LPG khusus untuk masyarakat Kecamatan Pasir Limau Kapas.

"Di Panipahan sendiri tidak ada Pangkalan Gas Bersubsidi untuk masyarakat Panipahan, makanya semua bergantung kepada along - along", sebutnya lagi.

Ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk segera mencarikan solusi terbaik untuk menindaklanjuti kelangkaan Gas LPG di Panipahan dengan mendirikan Pangkalan Resmi Gas LPG di Wilayah Panipahan agar masyarakat Panipahan bisa merasakan harga layak subsidi Gas LPG yang semestinya yang telah di tetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

"Kita berharap kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk bisa mendirikan pangkalan resmi khusus untuk masyarakat Kecamatan Pasir Limau Kapas, agar kita tidak bergantung kepada pemasok dari Labuhan Batu Sumatera Utara, sehingga masyarakat Panipahan bisa merasakan yang nama Gas Subsidi dari Pemerintah", pintanya.

Salah seorang pedagang Gas Usman (50) juga menghimbau kepada pemasok (along - along) yang masuk ke Panipahan untuk tidak mencari kesempatan dalam kesempitan dengan menjual Gas LPG dengan harga yang terlalu tinggi kepada para pedagang eceran di Panipahan.

" Kepada along - along juga di himbau untuk tidak menjual Gas LPG dengan harga yang terlalu tinggi kepada pedagang eceran", harapnya.(Bahar)

Terkini