Misteri Kematian Ahriza Wati Belum Terungkap, Kapolsek Bangko Undang Pelapor Datang Langsung ke Polsek

Ahad, 31 Mei 2026 | 11:52:39 WIB
Kapolsek Bangko, Kompol Buyung Kardinal, S.H., M.H.

BAGANSIAPIAPI – Sudah lebih dari dua pekan berlalu sejak Ahriza Wati alias Riza (26) ditemukan meninggal dunia di dalam sumur rumahnya di Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir. 

Namun hingga kini, penyebab pasti kematian ibu muda yang meninggalkan tiga orang anak tersebut masih menjadi misteri.

Kematian Ahriza Wati sempat mengundang perhatian masyarakat setelah pihak keluarga menduga terdapat sejumlah kejanggalan pada tubuh korban. 

Dugaan tersebut kemudian mendorong keluarga membuat laporan resmi ke Polsek Bangko.

Laporan itu tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/30/V/2026/Riau Res Rohil/Sektor Bangko tanggal 13 Mei 2026 tentang dugaan tindak pidana kejahatan terhadap nyawa.

Sejak laporan diterima, polisi diketahui telah menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan dan mulai mengumpulkan berbagai keterangan guna mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada malam naas tersebut.

Meski demikian, hingga akhir Mei 2026, keluarga korban mengaku masih menunggu kepastian mengenai hasil penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum.

Untuk mendapatkan perkembangan terbaru perkara tersebut, MimbarRiau.com melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Bangko, Kompol Buyung Kardinal, S.H., M.H.

Saat dikonfirmasi, Kompol Buyung Kardinal mengaku saat ini masih disibukkan dengan tugas pengamanan Hari Raya Waisak. Namun demikian, ia tidak menutup diri terhadap upaya konfirmasi yang dilakukan media.

Bahkan, Kapolsek Bangko secara langsung meminta agar pihak pelapor datang ke Mapolsek Bangko untuk mendapatkan penjelasan mengenai perkembangan perkara tersebut.

"Izin pak berkenan ke Polsek saja. Nanti dijelaskan sama Pak Kanit Reskrim dan saya. Trimakasih," tulis Kompol Buyung Kardinal melalui pesan WhatsApp kepada MimbarRiau.com.

Pernyataan tersebut memberi sinyal bahwa penyelidikan masih terus berjalan dan aparat kepolisian membuka ruang komunikasi dengan pihak pelapor terkait perkembangan penanganan kasus.

Undangan langsung dari Kapolsek Bangko tersebut juga menjadi harapan baru bagi keluarga korban yang selama ini menantikan titik terang atas kematian Ahriza Wati.

Publik kini menaruh perhatian terhadap hasil pertemuan yang direncanakan berlangsung dalam waktu dekat tersebut. 

Pasalnya, sejumlah pertanyaan penting masih menunggu jawaban, mulai dari hasil autopsi, perkembangan penyelidikan, hingga penyebab pasti kematian korban.

Apakah kematian Ahriza Wati merupakan kecelakaan, musibah, atau terdapat fakta lain yang masih tersembunyi?

Jawaban atas pertanyaan tersebut kini berada di tangan penyidik yang tengah bekerja mengungkap tabir misteri kematian ibu muda tersebut.

MimbarRiau.com akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru berdasarkan fakta, data, dan keterangan resmi dari pihak berwenang. (Rin) 

Terkini