Sejukkan Suasana, Aktivis Ricka Parlina Mediasi Kasus Perundungan dan Dugaan Pemerasan di Kubu

Senin, 11 Mei 2026 | 22:21:00 WIB

ROHIL - Kehadiran Aktivis Perlindungan Perempuan dan Anak, Ricka Parlina, S.H., di wilayah Kecamatan Kubu membawa angin segar bagi dunia pendidikan dan kondusifitas masyarakat setempat. 

Kedatangannya dalam rangka mengedukasi tentang bahaya perundungan (bullying) sekaligus bertindak sebagai mediator, sukses membuahkan kedamaian atas persoalan yang terjadi di SDN 003 Rantau Panjang Kanan, Senin pagi (11/05/2026).

Dalam pertemuan tersebut, persoalan perundungan yang sempat mencuat diselesaikan secara kekeluargaan. 

Kedua belah pihak orang tua siswa bersama pihak sekolah sepakat berdamai secara sukarela. 

Suasana haru menyelimuti saat mereka saling memaafkan dengan hati yang ikhlas dan berjabat tangan, berkomitmen demi kebaikan masa depan anak-anak.

Agenda ini turut disaksikan oleh Kanit Binmas Polsek Kubu Aipda Aritonang, Bhabinkamtibmas Rantau Panjang Kanan Brigpol Ikhsan, Korwil Pendidikan Kecamatan Kubu, Ketua PGRI Kecamatan Kubu, Komite Sekolah, serta majelis guru.

Tak berhenti di situ, dengan niat yang tulus untuk menuntaskan konflik secara menyeluruh, para pihak kemudian bergerak menuju Mapolsek Kubu. 

Langkah ini diambil untuk melakukan mediasi terkait adanya Laporan Polisi (LP) dugaan Tindak Pidana Pemerasan, yang merupakan buntut panjang dari perselisihan perundungan tersebut.

Proses mediasi di Mapolsek ini difasilitasi langsung oleh Kapolsek Kubu, AKP Rudi Artono Sitinjak, S.H. 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SDN 003 Rantau Panjang Kanan selaku Pelapor menunjukkan jiwa besar sebagai teladan seorang pemimpin sekolah. 

Dengan hati yang bersih, beliau memberikan maaf secara resmi kepada Terlapor, Leni Asmita beserta suami (orang tua siswa).

Dengan diterimanya permohonan maaf Leni Asmita dan suaminya oleh pihak sekolah, perseteruan yang sebelumnya sempat viral dan menyita perhatian luas masyarakat Kubu dan Kuba (Kubu Babussalam) kini telah berakhir dengan damai dan terang benderang.

Ricka Parlina, S.H., berharap momentum ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar lebih mengedepankan komunikasi dan edukasi dalam menyelesaikan setiap persoalan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (Yusuf) 

Terkini