Ironi di Balik Slogan Lebih Baik Lapor Damkar: Pejabat Damkar Kampar Lima Tahun Tanpa Mobil Dinas

Senin, 20 April 2026 | 15:30:00 WIB
Petugas Damkar Memadamkan Api

KAMPAR - Fenomena Lebih Baik Lapor Damkar belakangan ini tengah viral di media sosial. 

Masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Kampar, mulai menempatkan institusi Pemadam Kebakaran (Damkar) sebagai garda terdepan kedaruratan. 

Damkar dianggap jauh lebih sigap, cepat, dan ramah dibandingkan instansi pelayanan publik atau penegak hukum lainnya.

Namun, di balik pujian setinggi langit dari masyarakat tersebut, terselip cerita miris dari internal Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar. 

Instansi yang dituntut bergerak super cepat ini ternyata minim dukungan fasilitas operasional bagi para pemangku kebijakannya.

Berdasarkan keterangan dari Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Dinas Damkar Kampar, Zuridayati, terungkap fakta mengejutkan bahwa sudah hampir lima tahun lamanya dinas tersebut tidak memiliki kendaraan dinas operasional untuk para pejabat strukturalnya.

"Sudah hampir 5 tahun tercatat tidak memiliki mobil dinas untuk operasional pejabat, baik Kepala Bidang (Kabid), Sekretaris, maupun Kepala Dinas (Kadis). Semuanya tak pernah punya kendaraan operasional," ungkap Zuridayati kepada media.

Kondisi ini menjadi ironi besar di tengah meningkatnya ekspektasi publik. Berikut adalah beberapa poin krusial yang terdampak akibat minimnya fasilitas tersebut:

Mobilisasi Tugas: Pejabat yang seharusnya mengawasi manajemen penyelamatan di lapangan harus berjibaku tanpa dukungan sarana transportasi dinas yang memadai.

Koordinasi Lapangan: Ketiadaan kendaraan operasional berpotensi menghambat kecepatan koordinasi tingkat pimpinan saat terjadi bencana besar yang memerlukan kehadiran pejabat terkait di lokasi.

Ketimpangan Fasilitas: Muncul pertanyaan publik mengenai komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mendukung kinerja pasukan "Yudha Brama Jaya", mengingat peran mereka yang sangat krusial namun seolah "dianaktirikan" dalam hal fasilitas pendukung.

Publik kini menanti langkah nyata dan transparansi dari Pemerintah Kabupaten Kampar. 

Masyarakat berharap semangat melayani yang ditunjukkan personel Damkar di lapangan tidak terhambat oleh urusan birokrasi maupun minimnya sarana prasarana yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini.

Dukungan fasilitas yang layak bagi pengelola instansi merupakan investasi untuk menjamin keselamatan warga Kampar secara lebih maksimal. (Rin) 

Terkini