Riau Runner-Up Nasional Indeks Kerukunan Beragama, Hanya Selisih Tipis dari NTT!

Ahad, 19 April 2026 | 21:00:00 WIB
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Bobby Rachmat

PEKANBARU – Provinsi Riau kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. 

Bukan soal ekonomi atau infrastruktur, kali ini Bumi Lancang Kuning membuktikan diri sebagai salah satu tempat paling damai di Indonesia dengan meraih peringkat kedua nasional dalam Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB).

Berdasarkan data infografis terbaru dari GoodStat, Riau mencatatkan skor fantastis sebesar 84,23. Angka ini hanya terpaut sangat tipis—yakni 0,02 poin—dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berada di posisi puncak dengan skor 84,25.

Keberhasilan Riau menembus posisi elit ini menunjukkan bahwa tingkat toleransi di wilayah tersebut berada pada level yang sangat tinggi, melampaui daerah-daerah yang selama ini dikenal dengan keberagamannya. 

Berikut adalah daftar lima besar provinsi dengan indeks kerukunan tertinggi:

Peringkat Provinsi Skor Indeks

1 Nusa Tenggara Timur (NTT) 84,25

2 Riau 84,23

3 Kepulauan Riau 82,21

4 Bali 81,77

5 Sulawesi Utara 81,33

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Bobby Rachmat, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian ini. 

Menurutnya, posisi runner-up ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan nyata dari sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

"Iya benar, Riau berada di peringkat nomor dua. Ini semua berkat kerja sama yang baik antara Pemprov Riau melalui FKUB Riau dengan tokoh-tokoh agama yang ada," ujar Bobby.

Peran Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dinilai sangat sentral sebagai jembatan komunikasi lintas iman. 

FKUB dianggap sukses meredam potensi gesekan dan mengubah perbedaan menjadi kekuatan sosial yang solid.

Meskipun dihuni oleh beragam suku dan agama, masyarakat Riau terbukti memiliki komitmen kuat untuk hidup berdampingan secara damai. 

Bobby menekankan bahwa pendekatan humanis dan program dialog lintas agama menjadi strategi utama dalam menjaga kondusivitas daerah.

"Masyarakat kita memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga harmoni. Edukasi mengenai moderasi beragama terus kami galakkan agar kebhinekaan tetap terjaga," tambahnya.

Dengan pencapaian ini, Riau diharapkan menjadi role model bagi provinsi lain di Indonesia dalam hal pengelolaan keberagaman. Pemerintah Provinsi Riau optimis, dengan kolaborasi yang terus terjaga, predikat sebagai daerah paling rukun akan tetap melekat di hati masyarakat Riau. **

Terkini