Akibat Jalan Rusak Dan Tenggelam, Anak Sekolah Terpaksa Mengarungi Air Pasang Untuk Menuntut Ilmu.

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:28:30 WIB

ROKANHILIR - Beginilah kondisi Jalan Raja Ali Haji Kepenghuluan Teluk Pulai, Kecamatan Pasir Limau Kapas,yang tengah rusak berat dan terendam air pasang tinggi selalu dikeluhkan masyarakat setiap beraktivitas sehari - hari dan sampai saat ini belum mendapatkan tindakan serius dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir.

Akibatnya, anak-anak sekolah terpaksa mengarungi genangan air pasang hingga setengah meter untuk menuju tempat mereka menimba ilmu.

Situasi ini menimbulkan keprihatinan, mengingat akses jalan yang layak merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang setiap hari harus menempuh perjalanan untuk mendapatkan pendidikan.

Saat air pasang tinggi, badan jalan yang rusak dan tergenang air menyulitkan pengguna jalan untuk melintas. Anak-anak sekolah pun harus ekstra hati-hati saat melewati genangan tersebut karena berpotensi membahayakan keselamatan mereka.

Salah seorang warga berharap kondisi ini mendapat perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait. Perbaikan jalan dinilai penting agar aktivitas masyarakat, terutama akses pendidikan bagi anak-anak, tidak terus terganggu setiap kali air pasang datang.

"kasian anak sekolah jika pasang besar, kita harap pemerintah dapat meninjau jalan kita ini untuk segera di perbaiki," ujar M Tahir, (10/10/2026).

Warga setempat juga berharap adanya langkah nyata untuk mengatasi persoalan tersebut, baik melalui peningkatan badan jalan maupun pembangunan infrastruktur yang sesuai dengan kondisi wilayah yang rawan terdampak pasang air.

Lanjut M. Tahir, pemerintah daerah dan pihak terkait segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi jalan yang rusak dan terendam air pasang. Penanganan yang tepat sangat dibutuhkan agar anak-anak sekolah tidak lagi terpaksa mengarungi genangan air demi menuntut ilmu.

"Jika pasang besar, setiap pagi anak sekolah selalu mengarungi air pasang, ada juga yang di gendong oleh orang tuanya untuk kesekolahan," ungkapnya.

Jangan sampai kondisi infrastruktur yang belum memadai terus menjadi hambatan bagi anak-anak dalam memperoleh pendidikan yang aman dan nyaman.(Bahar)

Terkini