BENGKALIS – Komando Distrik Militer (Kodim) 0303/Bengkalis menggelar Apel Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, yang berlangsung khidmat di halaman Markas Kodim 0303/Bengkalis, Senin, 5 Oktober 2026.
Apel peringatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0303/Bengkalis, Letkol Inf Haris Nur Priatno, selaku inspektur upacara. Turut pula dihadiri Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni, diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Syaputra, TH.
Dalam kesempatan itu, Dandim membacakan amanat Panglima TNI yang menekankan pentingnya menjaga kepercayaan rakyat, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Dandim 0303/Bengkalis, mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI di mana pun bertugas atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, dan pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.
Panglima TNI menegaskan bahwa kepercayaan rakyat yang tinggi terhadap TNI merupakan hasil dari pengabdian seluruh prajurit dan ASN TNI. Kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus amanah yang harus senantiasa dijaga dan dipertanggungjawabkan.
“Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” demikian petikan amanat Panglima TNI yang dibacakan Dandim.
Lebih lanjut, Panglima TNI menyampaikan bahwa negara terus berupaya memperkuat TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN TNI, serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam).
Namun, semakin kuat dan modern kemampuan TNI, semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban. Oleh karena itu, penguatan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme sesuai bidang tugas masing-masing, sehingga seluruh sumber daya yang dipercayakan kepada TNI dapat dimanfaatkan secara optimal dan dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.
Dalam amanat tersebut juga disoroti perkembangan lingkungan strategis yang terus mengalami perubahan, mulai dari ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif yang dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi negara, ancaman terhadap keutuhan wilayah, hingga tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara.
Menghadapi berbagai tantangan tersebut, TNI diharapkan tetap kokoh pada jati dirinya dan memiliki arah pengabdian yang jelas. Momentum peringatan HUT ke-81 TNI harus menjadi tonggak untuk memperteguh tekad dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.
Panglima TNI juga menekankan agar seluruh prajurit dan ASN TNI menjadikan PRIMA sebagai budaya pengabdian, yang mencakup lima nilai utama, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
Pertama, Profesional, yaitu menguasai tugas dan tanggung jawab masing-masing, memelihara kemampuan melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis, meningkatkan kompetensi, serta melaksanakan setiap tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.
Kedua, Responsif, yakni memiliki kepekaan terhadap perubahan di lingkungan tugas, mengenali potensi ancaman sejak dini, serta mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.
Ketiga, Integratif, yaitu membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju, berdaulat, adil, dan makmur.
Keempat, Modern, yakni menguasai alat peralatan pertahanan dan keamanan serta teknologi yang menjadi tanggung jawabnya, menggunakannya secara optimal dan terintegrasi, serta terus meningkatkan kemampuan untuk menghasilkan daya tangkal dan daya tempur yang nyata.
Kelima, Adaptif, yaitu menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, mengembangkan inovasi, serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, latihan, dan kemampuan dengan perkembangan ancaman yang ada.
Panglima TNI mengingatkan agar kelima nilai tersebut dilaksanakan secara konsisten, sehingga PRIMA menjadi landasan dalam pengembangan kemampuan TNI, baik dalam berpikir, bersikap, maupun bertindak, saat ini dan pada masa yang akan datang.
Peringatan HUT ke-81 TNI ini juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, memperkokoh persatuan, dan mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.
Melalui peringatan ini, diharapkan semangat pengabdian seluruh prajurit TNI semakin kokoh dalam menjalankan tugas menjaga keutuhan NKRI, sekaligus terus hadir sebagai bagian dari kekuatan bangsa yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Usai upacara, turut juga dilakukan pemotongan tumpeng oleh Bupati Bengkalis, diwakili Sekda Bengkalis, dr Ersan Saputra TH, yang diserahkan kepada Dandim 0303 Bengkalis, sebagai ucapan syukur dan harapan semoga seluruh prajurit TNI senantiasa mendapatkan perlindungan dan keberhasilan disetiap menjalankan tugas dan tanggungjawab.
Turut Hadir anggota DPRD Bengkalis H. Zamzami yang mewakili pimpinan DPRD, Kapolres Bengkalis AKBP Eko Rubiyanto, Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, serta Ketua Pengadilan Agama Bengkalis yang diwakili Hakim PA Bengkalis, Nanda Ilhami.
Selain itu, hadir juga Kajari Bengkalis Ade Indrawan, Wadanposal Bengkalis Peltu Mar Sukri, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Syahruddin, Staf Ahli Bupati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Febriyadi, Ketua MKA LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri Ilham Noer, Ketua MUI Bengkalis H. Amrizal, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, para perwira TNI, serta tamu undangan lainnya. ***