Perkuat Layanan Kesehatan Anak, Bupati Herman Apresiasi Program I-CARE IDAI Riau

Ahad, 27 September 2026 | 15:55:29 WIB

TEMBILAHAN - Bupati Herman mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Riau melalui program IDAI Riau Community Action for Reach and Empowerment (I-CARE) di RSUD Puri Husada Tembilahan.

Kegiatan tersebut melibatkan dokter spesialis anak dan konsultan jantung anak, dengan fokus pada pelayanan kesehatan anak, penanganan stunting, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Rangkaian kegiatan I-CARE juga dilaksanakan di RSUD Raja Musa Sungai Guntung, Kecamatan Kateman.

Bupati Herman menyampaikan terima kasih kepada IDAI Riau, para dokter spesialis, dan seluruh tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Ia menilai kolaborasi lintas sektor penting untuk menghadapi tantangan geografis Inhil sekaligus memperluas akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah pesisir.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada IDAI Riau, para dokter spesialis, serta seluruh tenaga kesehatan yang turun langsung menyapa masyarakat kami. Anak-anak adalah aset dan masa depan daerah. Menjaga kesehatan mereka merupakan investasi jangka panjang yang tidak bisa ditawar,” ujar Bupati Herman.

Herman menjelaskan, jarak tempuh dari Tembilahan menuju Pekanbaru dapat mencapai 8 hingga 10 jam, sedangkan perjalanan antarkecamatan melalui jalur perairan membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 jam. Untuk memperkuat akses pelayanan kesehatan, Pemkab Inhil menyiapkan peresmian fasilitas Cath Lab pada 16 Oktober mendatang dengan mengundang Menteri Kesehatan RI. Pemkab juga melakukan pembenahan secara bertahap pada 4 rumah sakit, 30 puskesmas, dan 205 puskesmas pembantu (Pustu), serta memberikan dukungan insentif dan beasiswa pendidikan dokter spesialis.

Terkait penanganan stunting yang saat ini berada di kisaran 25 persen, Herman menegaskan perlunya sinergi lintas sektor. Menurutnya, persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga pernikahan usia dini, sanitasi lingkungan, dan ketersediaan air bersih.

“Baksos medis I-CARE IDAI Riau ini menjadi ikhtiar nyata untuk mengedukasi dan melakukan intervensi kesehatan anak sejak dini,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan I-CARE IDAI Riau telah melayani lebih dari 120 anak di wilayah Kateman/Sungai Guntung dan lebih dari 240 anak di Tembilahan. Pemkab Inhil berharap sinergi antara pemerintah daerah, IDAI Riau, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus berlanjut guna mendukung terwujudnya anak-anak Inhil yang sehat, cerdas, dan berkualitas. ***

Terkini