PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terpantau di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Indragiri Hulu (Inhu). Sebanyak tiga helikopter water bombing (WB) dikerahkan untuk melakukan pemadaman.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Damkar Provinsi Riau, Edy Afrizal, mengatakan di Inhil karhutla terjadi di Desa Semambu Kecamatan Gaung. Kebakaran lahan bergambut itu sudah terjadi sejak Rabu (16/9/26) lalu itu sudah berhasil di sudah berhasil dijinakan, namun titik api kembali muncul.
"Untuk di Inhil hari ini dikerahkan satu unit heli WB. Pemadaman dilakukan sejak pagi," kata Edy, Sabtu (19/9/26).
Sementara di Inhu, karhutla terjadi di Kuala Cenaku. Pemadaman dengan mengerahkan dua unit heli WB. Karhutla di Kuala Cenaku ini sudah terjadi sejak Senin (14/9/26) lalu. Upaya pemadaman juga sudah diupayakan baik melalui jalur darat oleh tim gabungan dari TNI, Polri maupun BPBD setempat termasuk pemadaman melalui udara beberapa waktu lalu.
"Hari ini titik api masih terpantau. Makanya untuk memaksimalkan pemadaman yang sudah ddilakukan sebelumnya kita kerahkan kembali heli WB sebanyak dua unit," jelas Edy lagi.
Upaya pemadaman karhutla juga terus diupayakan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC). Di mana kemarin tercatat sebanyak empat sortie telah dilakukan pesawat Cessna Caravan 208 dengan nomor registrasi PK-SNM milik BNPB. Pesawat melaksanakan penyemaian awan pada ketinggian sekitar 8.000 hingga 12.000 kaki.
Dari OMC terebut sebanyak 1.000 kilogram Natrium Klorida (NaCl) sudah disemai di awan yang memiliki potensi hujan. Hasilnya berdasarkan laporan dari hujan turun merata hampir di seluruh wilayah Riau.
"Dari laporan kita terima pasca OMC kemarin hujan memang turun merata. Di Tembilahan, Rengat. cuma kebetulan di lokasi Karhutla di Kuala Cenaku tidak ada hujan. Di Desa Semambu di lokasi karhutla hanya turun hujan tipis, belum bisa memadamkan titik api semuanya," papar Edy.
Hari ini lanjut Edy, OMC kembali dilakukan di berbagai daerah di Riau oleh Satgas Udara. Tercatat OMC sejak pagi hingga sore ini sudah dilaksanakan sebanyak tiga sortie. Diharapkan, hujan kembali turun merata di Riau. Sehingga karhutla pun benar-benar padam.
"Hari ini ada tiga sortie. Ndak tahu nanti malam, kalau ada awan potensial, kita terbangkan lagi pesawat OMC," tutup Edy. ***