Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Lapas Pekanbaru Bangun Sinergi dengan BPBD dan DPKP

Selasa, 08 September 2026 | 16:29:37 WIB

PEKANBARU - Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dan kondisi darurat, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru memperkuat koordinasi lintas instansi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, khususnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan kabut asap.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Eko Ari Wibowo, hadir secara langsung dalam kunjungan dan silaturahmi tersebut. Ia didampingi Kepala Lapas Narkotika Rumbai, Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru, serta Kepala Rumah Tahanan Negara Pekanbaru.

Koordinasi dengan BPBD dan DPKP menjadi langkah antisipatif untuk memastikan adanya komunikasi serta dukungan yang cepat apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat yang berpotensi mengancam keamanan dan keselamatan warga binaan, petugas, maupun sarana dan prasarana pemasyarakatan.

Dalam pertemuan dengan BPBD, jajaran Pemasyarakatan membahas kesiapsiagaan dan langkah penanganan terhadap berbagai potensi bencana yang dapat berdampak terhadap lingkungan UPT Pemasyarakatan. Sementara itu, koordinasi dengan DPKP difokuskan pada kesiapan menghadapi potensi kebakaran serta kondisi lain yang membutuhkan dukungan pemadaman dan penyelamatan.

Kepala Lapas Pekanbaru menekankan pentingnya membangun jalur komunikasi yang cepat, efektif, dan responsif dengan instansi terkait. Menurutnya, kecepatan dalam memperoleh informasi dan merespons keadaan darurat menjadi salah satu faktor penting dalam meminimalkan risiko serta melindungi keselamatan seluruh pihak di lingkungan pemasyarakatan.

“Koordinasi ini merupakan langkah antisipatif. Kita ingin memastikan apabila terjadi kondisi darurat, komunikasi dengan instansi terkait sudah terbangun dengan baik sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Eko Ari Wibowo.

Selain membahas kesiapan menghadapi bencana dan kebakaran, kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara jajaran Pemasyarakatan dengan BPBD dan DPKP Kota Pekanbaru.

Sinergi lintas instansi dinilai penting mengingat penanganan kondisi darurat membutuhkan kerja sama dan respons terpadu sesuai dengan tugas serta kewenangan masing-masing pihak.

Melalui koordinasi tersebut, jajaran Pemasyarakatan berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dengan BPBD, DPKP, serta instansi terkait lainnya. Koordinasi secara berkala akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mitigasi, deteksi dini, kesiapsiagaan, hingga kemampuan respons petugas dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama jajaran UPT Pemasyarakatan di Kota Pekanbaru untuk memastikan aspek keamanan dan keselamatan warga binaan, petugas, serta sarana dan prasarana tetap menjadi prioritas.

Dengan terbangunnya sinergi yang semakin kuat bersama instansi penanggulangan bencana, pemadam kebakaran, dan penyelamatan, Lapas Pekanbaru diharapkan semakin siap menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat secara cepat, tepat, terkoordinasi, dan sesuai prosedur. **

Terkini