Pemprov Riau Siapkan Bonus Rp200 Juta bagi Juara MTQ Nasional XXXI

Selasa, 08 September 2026 | 07:39:00 WIB

RIAU - Pemerintah Provinsi Riau memberikan perhatian serius terhadap perjuangan Kafilah Provinsi Riau yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Selain mempersiapkan pembinaan dan Training Center, Pemprov Riau juga menyiapkan bonus prestasi hingga Rp200 juta bagi kafilah yang berhasil meraih juara pertama.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pelepasan Kafilah Provinsi Riau yang berlangsung di Hotel Mutiara Merdeka, Senin (7/9/2026). Pemberian bonus tersebut diharapkan menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para kafilah untuk memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Provinsi Riau di tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Riau telah menyiapkan penghargaan bagi para kafilah yang berhasil meraih prestasi pada MTQ Nasional XXXI. Bonus tersebut diberikan berdasarkan peringkat yang diraih peserta sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan capaian mereka dalam kompetisi.

"Untuk juara pertama telah dianggarkan bonus sebesar Rp200 juta, juara kedua Rp150 juta, dan juara ketiga Rp100 juta. Ini merupakan bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah terhadap prestasi yang diraih para kafilah Riau," ucapnya.

Syahrial menegaskan, pemberian bonus merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap dedikasi para peserta yang telah menjalani rangkaian seleksi, pembinaan, dan Training Center. Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan motivasi agar para kafilah tampil percaya diri dan maksimal saat bertanding.

"Bonus ini merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan, kerja keras, dedikasi, dan prestasi para putra-putri terbaik Riau dalam membawa nama daerah di tingkat nasional. Namun yang paling utama adalah bagaimana seluruh kafilah dapat memberikan kemampuan terbaiknya," katanya.

Ia menyampaikan bahwa pencapaian prestasi tetap menjadi bagian penting dari keikutsertaan Riau dalam MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Meski demikian, para kafilah diminta tidak menjadikan perolehan juara sebagai satu-satunya tujuan selama mengikuti ajang tersebut.

"Yang paling utama adalah bagaimana seluruh kafilah dapat memberikan kemampuan terbaik dan membawa nama Riau meraih prestasi setinggi-tingginya. Jadikan kesempatan ini sebagai ruang untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus mengharumkan nama daerah," ungkapnya.

Syahrial juga mengingatkan seluruh kafilah untuk tetap menjaga akhlak selama mengikuti rangkaian MTQ Nasional XXXI di Semarang. Ia menyebut pesan tersebut menjadi perhatian penting karena kemampuan dan ilmu yang dimiliki harus diiringi dengan kepribadian serta sikap yang baik.

"Pesan Bapak Gubernur adalah tetap menjaga akhlak karena ada sesuatu yang lebih tinggi daripada ilmu. Karena itu, kemampuan yang dimiliki harus berjalan bersama kepribadian yang baik," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam MTQ Nasional menjadi kesempatan bagi generasi Riau untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. Menurutnya, keberhasilan dalam ajang tersebut tidak hanya diukur dari capaian juara, tetapi juga dari terbentuknya karakter dan akhlak para peserta.

"MTQ bukan semata-mata ajang untuk mencari juara, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membentuk generasi yang memiliki akhlak mulia. Karena itu, para kafilah harus menjadikan kesempatan ini sebagai bagian dari proses untuk terus belajar dan berkembang," ujarnya.

Muliardi turut mengapresiasi pembinaan yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Riau bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Riau serta berbagai pihak yang terlibat dalam persiapan kafilah. Ia menilai dukungan dan pembinaan secara berkelanjutan menjadi modal penting bagi peserta untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional.

"Pembinaan yang dilakukan secara bersama-sama menjadi modal penting agar para peserta tidak hanya siap secara kemampuan, tetapi juga memiliki mental dan kepercayaan diri saat tampil di tingkat nasional. Sinergi seluruh pihak diharapkan dapat memberikan hasil terbaik bagi Kafilah Provinsi Riau," katanya.

Ia berharap seluruh dukungan yang telah diberikan pemerintah dapat dibalas dengan semangat, kesungguhan, dan penampilan terbaik dari seluruh kafilah selama mengikuti perlombaan. Muliardi juga mengingatkan peserta untuk menjaga nama baik daerah serta menjunjung tinggi sportivitas selama berada di Kota Semarang.

"Kami berharap para kafilah dapat tampil dengan penuh keyakinan, menjaga nama baik Riau, dan memberikan hasil terbaik sesuai kemampuan yang telah dipersiapkan. Semoga seluruh perjuangan dan ikhtiar yang telah dilakukan mendapatkan hasil yang terbaik," tutupnya. ***

Terkini