PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau melepas 56 putra-putri terbaik daerah yang akan memperkuat Kafilah Provinsi Riau pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Pelepasan tersebut berlangsung di Hotel Mutiara Merdeka, Senin (7/9/2026), sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum kafilah bertolak mengikuti seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan.
Keikutsertaan Riau dengan formasi lengkap menjadi modal penting untuk meningkatkan capaian pada MTQ Nasional tahun ini. Melalui proses seleksi, pembinaan, dan Training Center yang telah dilakukan, para kafilah diharapkan mampu tampil optimal sekaligus mengharumkan nama Provinsi Riau di tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi menyampaikan bahwa 56 kafilah yang terpilih merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan. Ia menilai keikutsertaan Riau pada seluruh cabang dan golongan menjadi modal penting untuk meningkatkan peluang meraih prestasi pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.
"Sebanyak 56 orang yang kita berangkatkan ini merupakan putra-putri terbaik Riau yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan. Dengan mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan, kita memiliki peluang yang lebih besar untuk meraih prestasi terbaik," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa para kafilah tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama dan marwah Provinsi Riau selama mengikuti kompetisi di tingkat nasional. Karena itu, ia meminta seluruh peserta menjaga sikap, akhlak, dan nama baik daerah selama berada di Semarang.
"Saudara-saudara sekalian berangkat bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi membawa nama dan marwah Provinsi Riau. Jaga akhlak, jaga sikap, dan tunjukkan bahwa kita datang sebagai bagian dari masyarakat Riau yang memiliki adat dan budaya Melayu yang kuat," katanya.
Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau sekaligus Ketua Umum LPTQ Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, menyampaikan bahwa persiapan Kafilah Provinsi Riau telah dilakukan melalui tahapan seleksi, pembinaan, hingga pemusatan latihan secara terarah. Proses tersebut diawali dari pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi yang menjadi dasar pemilihan peserta terbaik untuk mewakili daerah.
"Peserta yang tergabung dalam Kafilah Provinsi Riau merupakan hasil seleksi dari MTQ Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi dan selanjutnya dipersiapkan untuk mewakili Riau pada MTQ Nasional XXXI. Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan peserta pada masing-masing cabang dan golongan yang diperlombakan," tuturnya.
Zulkifli menjelaskan bahwa Riau mengikuti seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Keikutsertaan secara lengkap tersebut dinilai menjadi peluang bagi Riau untuk mengoptimalkan perolehan prestasi dari berbagai cabang yang diikuti.
"Kita mengikuti seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan pada MTQ Nasional tahun ini. Dengan formasi yang lengkap, kita berharap peluang untuk meraih prestasi terbaik semakin terbuka dan seluruh peserta dapat memberikan kemampuan maksimal," katanya.
Ia menambahkan, pembinaan yang dilakukan LPTQ bersama para pelatih tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis peserta. Persiapan juga diarahkan untuk membangun kesiapan mental, kekompakan, serta kepercayaan diri kafilah sebelum tampil di arena perlombaan.
"Pembinaan kita lakukan secara menyeluruh, tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga mempersiapkan mental dan kepercayaan diri para peserta. Kita berharap seluruh kafilah dapat tampil maksimal, kompak, dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di Semarang," tutupnya. ***