Satgas ODC tangkap pemasok senjata api ke jaringan KKB di Sarmi

Ahad, 07 Juni 2026 | 18:23:01 WIB

MimbarRiau.com - Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz menangkap YK (52) yang diduga menjadi penyalur senjata api dan amunisi kepada jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan.

Kasatgas Humas Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo di Jayapura, Minggu menyebut, YK ditangkap pada Sabtu (6/6), sekitar pukul 13.16 WIT di kawasan Pasar Sentral Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua, setelah personel memperoleh informasi mengenai keberadaan yang bersangkutan di lokasi tersebut.

Ia menjelaskan, penangkapan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan jaringan pemasok senjata dan amunisi yang menyuplai kebutuhan senjata dan amunisi kepada KKB di Yalimo dan Yahukimo.

Operasi penegakan hukum tersebut dimulai pada Maret lalu. Sejak saat itu, personel Satgas Damai Cartenz telah menangkap sejumlah pelaku yang memiliki peran berbeda dalam jaringan tersebut, mulai dari penyandang dana, pembeli, penyedia amunisi, hingga perantara transaksi.

“Berdasarkan hasil penyidikan, YK pernah menerima satu pucuk senjata api beserta amunisi yang dibawa seorang pria berinisial B di awal bulan Maret di kediamannya, kawasan Argapura, Kota Jayapura," katanya.

Senjata dan amunisi tersebut kemudian diduga disalurkan ke sejumlah pihak yang selanjutnya melakukan transaksi dengan kelompok yang dipimpin Simeon Payage.

Setelah ditangkap YK kemudian dibawa ke Mapolres Sarmi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan keterlibatan dalam jaringan pemasokan senjata dan amunisi kepada kelompok bersenjata.

Dari penangkapan tersebut, kata Kombes Yusuf, Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) juga mengamankan sejumlah barang milik tersangka, antara lain telepon seluler, dokumen identitas, kartu perbankan, uang tunai dalam berbagai pecahan, serta sejumlah barang pribadi lainnya yang akan dijadikan bahan pendalaman penyidikan.

Menurutnya, dari data Satgas ODC, hingga awal bulan Juni sedikitnya 12 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara jaringan senjata dan amunisi tersebut.

Dari rangkaian penindakan yang dilakukan, petugas juga berhasil menyita 298 butir amunisi, empat magazen senapan SS1, satu pucuk senjata api rakitan, serta enam laras senjata api bekas perang dunia yang ditemukan dalam kondisi berkarat dan tanpa popor. **

Terkini