Aksi Massa Kembali Geruduk Mapolsek Panipahan, Desak APH Segera Menangkap Terduga Bandar.

Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:21:47 WIB

MimbarRiau.com - Setelah hampir satu bulan sejak aksi massa yang berujung ricuh di rumah terduga bandar narkoba yang terjadi beberapa waktu yang lalu. 

Kini ratusan aksi massa kembali hadir dalam Aksi Massa yang di sebut dengan Demo Jilid IV. di Mapolsek Panipahan JL. Poros, Kepenghuluan Panipahan Darat, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir pada Jum'at (08/05/2026).

Aksi Massa kembali terjadi disebabkan karena beberapa poin tuntutan yang di sampaikan pada saat aksi sebelumnya belum terealisasi sepenuhnya oleh Aparat Penegak Hukum (APH) Polsek Panipahan maupun Polres Rokan Hilir.

Massa menuntut penangkapan kepada terduga bandar (A) dan bandar (M) sebagaimana yang tertulis didalam tuntutan yang di sampaikan pada aksi sebelumnya yang telah di sepakati bersama - sama oleh perwakilan massa.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir yang di tanda tangani oleh Wakil Bupati Jhony Charles BBA.,MBA dan Aparat Penegak Hukum yang ditanda tangani oleh Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni S.I.K.,M.H., pada Sabtu malam (11/04/2026) di Teras Kantor Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Dalam aksi kali ini masyarakat menyampaikan beberapa tuntutan yang belum terealisasi ini di hadapan Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady S.Sos, S.I.K., M.I.K.,dengan salah satu tuntutan utama agar segera menangkap terduga bandar (A) dan (M).

"kami menyatakan tuntutan, berapa lama si (A) dan si (M) itu di tangkap, kami secepatnya harus segera di tangkap",ujar seorang aksi massa di hadapan Wakapolres Rokan Hilir.

Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady S.Sos, S.I.K., M.I.K., dalam sambutannya mengatakan bahwa terduga bandar (A) dan (M) sedang dalam pengejaran namun langkah pengejaran terhenti di karenakan adanya kebocoran informasi yang memberitahukan kepada terduga bandar.

"Hampir dua minggu handphonenya kita lacak, begitu tim kita mendekat menyusuri daerah Rantau Prapat dan kita temukan bahwa handphonenya sudah berpindah tangan dan sudah di jual, inikan artinya ada yang memberi tahu," sebut Wakapolres Jum'at (08/05/2026).

Ia menegaskan bahwa pihak nya tidak main main dalam melakukan pengejaran terhadap terduga bandar (A) dan (M) serta memastikan bahwa terduga bandar akan secepatnya kita tangkap.

"kita secepatnya pasti akan kita tangkap, pasti akan kita tangkap", tegasnya.

Wakapolres juga menghimbau kepada masyarakat jika mendapatkan informasi tentang terduga bandar jika ada yang berkomunikasi atau melihatnya sedang online di media sosial agar segera menginformasikan kepada pihak kepolisan agar bisa di kejar oleh Tim.

"tolong bantu kami kalau ada informasi, kalau ada handphonenya yang online, yang aktif, atau berkomunikasi sehingga kami bisa kejar, Ini kan sudah hilang lagi dia, dan saya tidak tahu mungkin ada yang menyampaikan sehingga dia menghilang", ungkapnya.(Bahar)

Terkini