PEKANBARU – Akses masyarakat di sejumlah wilayah terpencil Provinsi Riau segera terbuka lebar lewat Program Pembangunan Jembatan Presisi Tahap II.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Riau menggelontorkan dana infak sebesar Rp3 miliar untuk mendukung proyek infrastruktur ini yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan Kepolisian Daerah Riau, Jumat (13/3/2026).
Penyerahan bantuan jembatan tersebut berlangsung di Gedung Balai Serindit bersamaan dengan gerakan pembayaran zakat oleh pimpinan daerah. Infrastruktur ini dinilai sangat mendesak demi kelancaran aktivitas warga di daerah pelosok.
"Pembangunan jembatan ini sangat penting bagi masyarakat karena mampu memperlancar mobilitas, mendorong aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan," papar Plt Gubernur Riau.
Dalam momentum yang sama, sektor sosial keagamaan di Riau juga mendapat suntikan dana segar dari pihak swasta.
Keluarga besar almarhum Awaloeddin dari RS Awal Bros Group menyerahkan zakat senilai Rp800 juta kepada BAZNAS Provinsi Riau. Kontribusi finansial tersebut disiapkan untuk memperkuat berbagai program kemasyarakatan.
Pengelolaan dana umat bernilai miliaran rupiah ini dipastikan berjalan akuntabel oleh pihak penyelenggara.
Dana yang dihimpun siap disalurkan untuk bantuan sosial, pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga pembangunan infrastruktur fisik.
"Dana zakat yang dihimpun akan dikelola secara transparan, profesional, dan tepat sasaran agar memberi manfaat langsung bagi masyarakat luas," jelas Ketua BAZNAS Riau.
Gerakan kesadaran berzakat ini turut melibatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Plt Gubernur Riau beserta Forkopimda menyerahkan zakat mereka secara langsung sebagai wujud keteladanan bagi aparatur pemerintah dan masyarakat umum agar terbiasa menunaikan kewajiban melalui lembaga resmi yang terpercaya. **