Mimbarriau.com - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa mengingatkan keselamatan anak harus menjadi prioritas selama mudik, dalam Aksi Sosialisasi Mudik Ramah Anak di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu.
Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh menegaskan anak-anak dan lanjut usia (lansia) merupakan kelompok paling rentan selama perjalanan mudik, terutama karena durasi perjalanan yang panjang dan potensi risiko kecelakaan.
“Tujuan kami adalah untuk mengingatkan pemudik agar selalu waspada terhadap keselamatan anak," ucap perempuan yang akrab disapa Ninik itu, seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta.
Selama ini, ia mengatakan banyak kecelakaan saat mudik dan korbannya di antaranya merupakan anak-anak dan lansia, di mana sebagai kelompok paling rentan di tengah dengan durasi perjalanan yang panjang.
Kegiatan sosialisasi bertujuan mengingatkan para pemudik agar lebih memperhatikan keselamatan dan kenyamanan anak-anak serta lansia selama perjalanan mudik.
Dia menegaskan Perempuan Bangsa ingin memastikan anak-anak dan lansia mendapatkan kenyamanan selama perjalanan sehingga kesehatan dan keselamatan mereka tetap terjaga.
Dalam kegiatan tersebut, DPP Perempuan Bangsa juga melakukan pengecekan langsung terhadap fasilitas yang tersedia di kapal penyeberangan. Pemeriksaan meliputi berbagai fasilitas yang berkaitan dengan kebutuhan anak dan lansia.
“Kami tidak hanya cek di pelabuhannya, tapi juga fasilitas bagi anak-anak dan lansia di dalam kapal. Tadi kami lihat ruang laktasi, ruang kesehatan atau klinik, hingga area anak dan tempat istirahat di kapal. Secara umum fasilitasnya cukup bagus,” tutur dia.
Sementara itu, Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup DPP Perempuan Bangsa Dimas Pahlawanita menyampaikan sosialisasi mudik ramah anak tidak hanya dilakukan di Merak, tetapi juga terus digencarkan di berbagai daerah.
“Sosialisasi mudik ramah anak tidak hanya dilakukan saat ini dan di Merak saja, tetapi juga dilakukan secara kontinu oleh Perempuan Bangsa di berbagai daerah serta melalui platform media sosial,” ujar Dimas.
Sebagai bagian dari kampanye tersebut, Perempuan Bangsa juga membagikan bingkisan kepada anak-anak dan lansia yang berisi berbagai perlengkapan untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan, antara lain buku cerita, tisu basah dan tisu kering, minyak kayu putih, vitamin C dan vitamin B kompleks, kurma, roti, minuman jahe merah, biskuit, obat-obatan, cairan pembersih tangan, minuman isotonik, serta brosur panduan mudik aman.
Melalui kegiatan tersebut, Perempuan Bangsa berharap kampanye mudik ramah anak dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih memperhatikan keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan anak-anak serta lansia selama perjalanan mudik.***